Jokowi Apresiasi Bantuan Singapura untuk Korban Gempa

Penulis: Rudy Polycarpus Pada: Kamis, 11 Okt 2018, 18:15 WIB Internasional
Jokowi Apresiasi Bantuan Singapura untuk Korban Gempa

ANTARA FOTO/ICom/AM IMF-WBG/Veri Sanovri

PERDANA Menteri Singapura Lee Hsien Loong mengucapkan rasa belasungkawa dan simpatinya secara langsung kepada Presiden Joko Widodo atas bencana alam yang terjadi di Sulawesi Tengah.

Ucapan itu disampaikan Lee dalam forum Indonesia-Singapura Leaders Retreat di Hotel the Laguna Resort and Spa Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10).

Presiden mengatakan, Singapura adalah salah satu negara pertama yang menawarkan bantuan ketika Lombok, Palu, dan Donggala mengalami bencana gempa bumi dan tsunami.

"Atas nama rakyat dan pemerintah Indonesia, saya mengucapkan apresiasi dan terima kasih atas ucapan dukacita, simpati, dan solidaritas yang diberikan oleh Singapura," ujarnya dalam pernyataan bersama seperti dikutip dari siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Dalam kesempatan yang sama, PM Lee menegaskan bahwa Singapura bersama dengan Indonesia di tengah masa sulit ini.

"Singapura berdiri bersama Indonesia selama masa sulit ini," tuturnya.

Singapura telah mengerahkan dua pesawat militernya untuk membantu mengantarkan suplai kemanusiaan dan berbagai perlengkapan lain yang dibutuhkan. Dua pesawat militer Singapura itu juga membantu Indonesia dalam upaya pemulihan pascabencana, termasuk dalam upaya evakuasi korban dari area-area terdampak.

"Banyak organisasi dan LSM Singapura aktif melakukan penggalangan dana untuk mendukung upaya bantuan. Kami yakin bahwa daerah dan populasi yang terdampak akan segera pulih di bawah kepemimpinan Presiden," pungkas Lee. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More