Prostitusi dari Kalibata City Pindah ke Center Point

Penulis: Gana Buana Pada: Kamis, 11 Okt 2018, 18:05 WIB Megapolitan
Prostitusi dari Kalibata City Pindah ke Center Point

MI/Haufan Hasyim Salengke

FENOMENA prostitusi di Apartemen Center Point Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, diduga merupakan eksodus Pekerja Komersial dati Apartemen Kalibata City Jakarta. Saat itu, praktik prostitusi tersebut dibongkar pihak kepolisian pada Agustus lalu.

"Ini imbas dari dibongkarnya kasus Kalibata City, makanya mereka para PSK beredar ke Kota Bekasi," ungkap Humas Apartemen Center Point Bekasi, Aji Ali Sabana, di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (11/10).

Sebelumnya diberitakan, aparat Polres Metro Bekasi Kota menggerebek sejumlah kamar di tower C dan D pada Sabtu (6/10) lalu. Polisi menemukan 21 pekerja seks komersial, dan tiga orang mucikari yang belakangan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam kasus itu, polisi menyita belasan kondom, uang tunai Rp4,5 juta, dan tiga telepon selular. Para mucikari Mustakim, Jenio, dan Saputra dijerat dengan pasal 296 dan atau 506 KUHP dengan ancaman penjara selama empat tahun.

Aji mengaku, operasi yang dilakukan oleh aparat merupakan permintaan dari perhimpunan pemilik dan penghuni rumah susun (PPPRS) Grand Center Point. Mereka ternyata sudah resah dengan adanya praktik prostitusi di sana.

“Kami yang mengirim surat pada pihak berwajib agar seger bertindak,” kata dia.

Menurut Aji, pelaku prostitusi di apartemen tersebut memanfaatkan apartemen sewa harian. Apalagi tarif sewa harian di apartemen tersebut tergolong murah.

“Sekarang, perhimpunan pemilik dan penghuni akan meningkatkan pengawasan terhadap tamu yang menyewa harian,” tandas dia. (Gan)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More