Investasi SDM Terukur, Indonesia Perlu Akselerasi

Penulis: Fathia Nurul Haq Pada: Kamis, 11 Okt 2018, 16:55 WIB Ekonomi
Investasi SDM Terukur, Indonesia Perlu Akselerasi

ANTARA FOTO/ICom/AM IMF - WBG/Anis Efizudin

BANK Dunia merilis indeks kapital manusia (Human Capital Indeks/HCI) yang akan menjadi indikator penting pembangunan. Indonesia bertengger di urutan 87, lebih rendah dari Filipina maupun Palestina, namun lebih baik dari Kamboja.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan Indonesia tidak bisa membuang waktu untuk memperbaiki taraf kesejahteraan masyarakat di masa depan.

"Tiap tahun lewat akan menjadi tahun yang terbuang bagi anak muda untuk mendapat kehidupan lebih baik di masa depan," kata Sri Mulyani dalam peluncuran perdana HCI di Bali International Convention Centre (BICC), Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10).

Secara umum, HCI menggambarkan harapan hidup tiap bayi yang lahir hingga 18 tahun mendatang. Indeks ini mencakup tiga komponen, yakni harapan hidup, pendidikan dan kesehatan.

Meski bertengger di peringkat paruh terbawah dengan HCI 0,53, laporan itu menunjukkan 97% bayi yang lahir di Indonesia mampu bertahan hidup hingga ulang tahun kelimanya dan mengenyam lama pendidikan 12 tahun 4 bulan.

"Jika kita bekerja sama, bukan hanya pemerintah namun juga multilateral institusi, lembaga filantropis, sektor swasta, kita akan memperoleh kesempatan yang lebih baik di masa depan," tambah Sri Mulyani.

Pembangunan yang Absurd

Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim menilai selama ini arah pembangunan dunia kurang memperhatikan aspek pembangunan manusia. Sebabnya ialah pembangunan membutuhkan investasi, sementara mengukur progres dan hasil pembangunan terhadap manusia selama ini dinilai absurd.

"Kapital manusia adalah kunci utama dari pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif, tetapi investasi pada kesehatan dan pendidikan selama ini belum mendapat perhatian sebagaimana semestinya. Indeks ini menciptakan hubungan langsung antara meningkatkan outcome pada kesehatan, pendidikan, produktivitas dan pertumbuhan ekonomi," ujar Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim.

HCI menunjukkan Singapura sebagai negara dengan pembangunan manusia terbaik di dunia dengan indeks mencapai 0,88.

Ketua pendamping sekaligus pendiri lembaga nirlaba Bill&Melinda Gates Foundation, Melinda Gates, mengatakan untuk berinvestasi pada manusia tidak bisa berharap dampak langsung pada pertumbuhan ekonomi.

"Tapi jika tidak memperhatikan pembangunan manusia, tidak ada orang terpelajar dan sehat yang mampur melanjutkan pembangunan ekonomi, ini sangat penting," tegas Melinda.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More