Alumni 212 Nyatakan Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

Penulis: Akmal Fauzi Pada: Kamis, 11 Okt 2018, 16:39 WIB Politik dan Hukum
Alumni 212 Nyatakan Dukung Jokowi-Ma

ANTARA FOTO/Reno Esnir

SEJUMLAH tokoh alumnus gerakan aksi bela Islam 212 mendeklarasikan dukungan untuk pasangan calon presien dan wakil presiden nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin. Deklarasi dilakukan di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/10).

Para mantan tokoh aksi 212 itu bergabung dalam kelompok yang dinamakan Eks 212 Kawal Kiai Ma'ruf Amin. Kelompok relawan yang dipimpin oleh Razman Arief Nasution, salah satu kuasa hukum pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, ini menyatakan tiga poin dalam deklarasinya.

Pertama, sambung Razman, eks 212 mengawal ulama untuk memimpin NKRI. Adanya Ma’ruf Amin sebagai cawapres Jokowi dinilai sebagai bukti nyata dikabulkannya do’a dan perjuangan umat islam. “Kedua, kami eks 212 memperjuangkan aspirasi umat Islam mewujudkan pembangunan yang adil sejahtera dan makmur.”

Ketiga, eks 212 juga meminta kepada Jokowi-Amin untuk memperjuangkan ekonomi syariah, pendidikan islam, dan pesantren guna penegakan hukum yang adil dan merata di seluruh Indonesia.

Menurut Razman, sikap ini sekaligus hendak meluruskan opini yang dibangun kelompok Presidium Alumni (PA) 212 yang seolah menunjukkan seluruh mantan aktivis 212 mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Dalam konteks itu orang-orang yang melakukan ijtima satu dan dua, perlu dipertanyakan tentang maksud dan tujuan ijtima," ujarnya.

Sulaiman, salah satu tokoh yang ikut andil dalam gerakan 212 megatakan, aksi 212 jangan diklaim satu pihak. Aksi 212 diketahui bentuk protes terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dinilai menista agama islam.

"Kami menginginkan 212 adalah milik bersama. Kami pun juga berhak mengklaim bahwa kami Eks 212 dukung Jokowi dan Ma'ruf Amin," kata Sulaiman.

Kurtubi, anggota Eks 212 lainnya, menyatakan keberadaan ulama menjadi pemimpin di Indonesia merupakan salah satu semangat yang melatarbelakangi gerakan 212. Para peserta aksi 212 ingin pemimpin yang memiliki aqidah yang sama.

"Kalau kita berbelok atau tidak melanjutkan perjuangan ini maka itu salah. Bukan sesat, tujuan kita agar Allah SWT memberikan pemimpin yang se-aqidah atau ilmu pengetahuan agamanya lebih baik," ucapnya

Menanggapi dukungan itu, Direktur Relawan Jokowi-Amin, Maman Imanulhaq menyambut gembira para tokoh agama yang memiliki basis massa itu untuk bergabung dengan TKN Jokowi-Amin.

Menurutnya, dukungan itu sebagai bentuk dukungan agar pemilu 2019 yang damai tanpa hoaks, sehingga Indonesia menjadi negara maju, benar-benar bisa dilaksanakan.

“Kami ucapkan syukur kepada kiai, ustaz, dan habaib yang memberikan dukungan ini," kata Maman. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More