DKM Jabar Belum Dapat Sosialisasi Soal Kredit Bank via Masjid

Penulis: Gana Buana Pada: Kamis, 11 Okt 2018, 16:34 WIB Megapolitan
DKM Jabar Belum Dapat Sosialisasi Soal Kredit Bank via Masjid

MI/Adam Dwi

SEJUMLAH pengurus masjid di wilayah Jawa Barat mengaku belum mendapat sosialisasi perihal kredit Bank Jawa Barat (BJB) Mesra dari Pemerintah Jawa Barat. Padahal, rencana program tersebut mulai berjalan bulan depan.

“Belum ada sosialisasinya ke kita tuh,” ungkap salah satu anggota Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Baiturahman Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Saban, pada Media Indonesia, Kamis (11/10).

Menurut Saban, pengurus masjid siap apabila mendapat amanah untuk selektif pada warga yang membutuhkan kredit uang bank. Namun, pengurus butuh pemahaman tentang mekanisme yang harus dijalankan.

“Jangan ujug-ujug pengurus dibebani hal yang mereka sama sekali tidak mengerti,” jelas Saban.

Seperti diketahui, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan warga Jawa Barat yang tergolong miskin/pra-sejahtera, berkesusahan, terjerat utang ke rentenir dan butuh modal usaha cukup datang ke Masjid.

Sebab, Bank BJB akan segera meluncurkan program Kredit BJB Mesra yang akan menyasar warga miskin atau prasejahtera. Kredit tersebut tanpa bunga, tanpa agunan, dan bisa diajukan hanya dengan rekomendasi dari pengurus masjid.

“KREDIT BJB MESRA akan rilis bulan depan. Warga cukup datang ke masjid di desa atau kampungnya dan disetujui oleh pengurus DKM via smartphone. Sisanya BJB yang akan tindaklanjuti. Pinjaman untuk satu tahun,” tulis Ridwan Kamil dalam akun Instagram miliknya @ridwankamil, beberapa waktu lalu.

Tidak itu saja, orang nomor satu di Jawa Barat tersebut juga tengah menyiapkan hal serupa bagi penganut agama lain. Tentunya melalui fasilitas rumah ibadah masing-masing.

“DULU HIDUPNYA susah dan mungkin jarang ibadah, setelah program ini menjadi warga yang lebih religius dan lebih sejahtera. Financial Inclusive by West Java Government #JABARJUARALAHIRBATIN,” tulisnya lagi.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More