Lelang Tuna Perdana Digelar di Pasar Pengganti Tsukiji

Penulis: Basuki Eka Purnama Pada: Kamis, 11 Okt 2018, 09:30 WIB Internasional
Lelang Tuna Perdana Digelar di Pasar Pengganti Tsukiji

AFP/Toshifumi KITAMURA

TERIAKAN dalam pelelangan tuna saat dini hari terdengar untuk pertama kali di pasar ikan baru di Tokyo, Kamis (11/10). Pelelangan itu digelar beberapa hari setelah pasar ikan ternama di Jepang, Tsukiji, ditutup setelah beroperasi selama 83 tahun.

Lokasinya boleh berubah namun ritualnya masih sama. Tuna beku raksasa diletakkan di lantai, bel berbunyi menandai pelelangan dimulai dan teriakan penawaran saling silih berganti sampai ada yang dinyatakan sebagai pemenang.

"Yak, telah dimulai," ujar Kiyoshi Kimura, salah satu selebritas di dunia sushi. Pemilik jaringan restoran Zamai Sushi itu memegang rekor untuk tuna yang dilelang pada Tahun Baru.

"Rekor itu tidak akan pecah pada hari ini," imbuhnya sembari tersenyum.

Pada Minggu (7/10), setelah menggelar lelang tuna terakhir, turret trucks, kendaraan khas Tsukiji, melakukan perjalanan massal ke pasar yang baru.

Pemerintah Kota Tokyo memutuskan memindahkan pasar ikan dari Tsukiji dengan alasan kondisinya yang sudah kuno, kurang bersih, dan mudah mengalami kebakaran.

Kebalikannya, pasar baru yang terletak di Toyosu menawarkan fasilitas ruang pending canggih dan berukuran dua kali lebih besar dari Tsukiji yang sebelumnya merupakan pasar ikan terbesar di dunia. (AFP/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More