FIFA Bertekad Gandakan Jumlah Pesepak Bola Putri

Penulis: Basuki Eka Purnama Pada: Kamis, 11 Okt 2018, 12:00 WIB Sepak Bola
FIFA Bertekad Gandakan Jumlah Pesepak Bola Putri

AFP/GENYA SAVILOV

ASOSIASI Sepak Bola Dunia (FIFA) bertekad menggandakan jumlah pesepak bola putri di dunia dan pada Rabu (10/10) mengatakan telah menyiapkan proyek untuk mewujudkan hal tersebut.

FIFA menargetkan ada 60 juta pesepak bola putri di seluruh dunia pada 2026 serta membuat klub lebih profesional dan menyusun liga di negara-negara.

"Tiga obyektif kami adalah meningkatkan partisipasi, meningkatkan nilai komersial, dan membangun dasar yang kuat," ujar Kepala Sepak Bola Perempuan FIFA Sarai Bareman.

Salah satu target FIFA, imbuhnya, ialah menciptakan pelatih, wasit, administrasi, dan orang yang terlibat di sepak bola putri agar segalanya berkelanjutan dan memiliki struktur yang kuat.

Menurut Bareman, FIFA juga ingin melakukan perubahan dengan menggandeng lebih banyak perempuan ke dalam lembaga itu.

Bareman mengatakan meningkapkan pemasukkan juga menjadi bagian penting dari strategi itu.

"Jika Anda bisa mengomersilkan sepak bola perempuan, itu akan membantu kami di masa depan untuk mendapatkan sumber daya untuk menjalankan kompetisi sepak bola putri," ungkapnya. (AFP/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More