Paspor Jepang Terkuat di Dunia

Penulis: Marcheilla Ariesta Pada: Kamis, 11 Okt 2018, 11:30 WIB Internasional
Paspor Jepang Terkuat di Dunia

AFP
Seorang perempuan sedang memegang paspor Jepang

JEPANG kini menjadi negara dengan paspor terkuat di dunia. Posisinya menggeser Singapura berdasarkan Henley Passport Index, Henley & Partners 2017.

Posisi kedua negara hanya terpaut satu negara saja. Paspor terkuat dinilai dari akses bebas visa ke negara-negara sahabat.

Dengan posisi ini, pemegang paspor Jepang bisa menikmati akses bebas visa ke 190 negara tujuan. Sementara Singapura ke 189 negara.

Laman Channel News Asia, Rabu (10/10), melaporkan perubahan posisi ini juga mengubah tempat Jerman dari posisi kedua menjadi peringkat tiga bersama dengan Korea Selatan dan Prancis.

Sementara Denmark, Finlandia, Italia, Swedia dan Spanyol menempati posisi keempat dengan total 187 negara tujuan.

Negara Adi Daya seperti Amerika Serikat (AS) juga turun dari peringkat empat ke lima.

"Dengan kegiatan visa keluar yang stagnan dibandingkan dengan negara yang berkinerja tinggi seperti Jepang, Singapura, dan Korea Selatan. Tampaknya semakin tidak mungkin AS dan Inggris akan mendapatkan tempat nomor satu yang sudah mereka gadang-gadang pada 2015," kata indeks tersebut.

Negara dengan posisi terendah adalah Irak dan Afghanistan. Kedua negara ini hanya bebas visa dengan 30 negara lain.

The Henley Passport Index adalah peringkat semua paspor dunia menurut jumlah negara yang dapat diakses warganya dengan bebas visa.

Menurut Henley and Partners, peringkat ini diperbarui secara waktu nyata ketika perubahan kebijakan visa mulai berlaku.

Peringkat itu didasarkan pada data dari Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional dan Penelitian Internal. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More