Galang Dana untuk Korban Jembatan Genoa, Italia Ditahan Imbang Ukraina

Penulis: Basuki Eka Purnama Pada: Kamis, 11 Okt 2018, 08:45 WIB Sepak Bola
Galang Dana untuk Korban Jembatan Genoa, Italia Ditahan Imbang Ukraina

AFP/Marco BERTORELLO

RUSLAN Malinovskiy mementahkan gol Federico Bernardeschi saat Italia ditahan Ukraina 1-1 dalam laga persahatan di Genoa, Rabu (10/10). Laga persahabatan itu digelar untuk mengumpulkan dana bagi para korban robohnya jembatan di Genoa pada 14 Agustus lalu.

Sepakan mendatar Bernardeschi sukses mengecoh penjaga gawang Ukraina Andiy Pyatov pada menit 55. Namun, 7 menit kemudian, Malinovskiy sukses menyamakan kedudukan.

Pelatih Italia Roberto Mancini menyebut laga persahabatan ini sangat emosional bagi dirinya. Pasalnya, Mancini menghabiskan mayoritas kariernya di Genoa memperkuat Sampdoria.

Laga persahabatan untuk mengumpulkan dana bagi korban robohnya jembatan itu digelar di Stadio Luigi Ferraris, kandang Sampdoria.

Mancini merupakan pemain dengan jumlah penampilan terbanyak sepanjang sejarah Sampdoria. Dia juga merupakan pencetak gol terbanyak klub Serie A itu.

Mancini juga mengantarkan Sampdoria memenangkan satu gelar Serie A, empat gelar Coppa Italia, dan satu gelar Piala Winners.

Laga antara Italia dan Ukraina dihentikan pada menit 43 untuk mengheningkan cipta bagi 43 orang yang meninggal dunia dalam bencana jembatan pada Agustus lalu. Kalimat 'Genova nel cuore' (Genoa dalam hati) muncul di layar raksasa stadion saat para pemain dan menonton menghentingkan cipta.

Dengan 12 ribu orang memadati stadion, laga itu sukses mengumpulkan dana sebesar 105 ribu euro.

"Laga ini sangat mengharukan dan penting bagi para korban kecelakaan mengerikan itu. Sebagai pelatih Italia, kembali ke stadion yang pernah saya sebut rumah, adalah hal yang emosional," ujar Mancini. (AFP/OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More