Berharap Atensi dari Pemerintah

Penulis: Nurul Fadillah/(R-2) Pada: Kamis, 11 Okt 2018, 05:15 WIB Olahraga
Berharap Atensi dari Pemerintah

MI/NURUL FADILLAH

PRESTASI yang diukir para atlet atletik Indonesia pada Asian Para Games 2018 merupakan buah dari pembinaan NPC serta dukungan dari pemerintah. Sampai kemarin saja tercatat sudah 5 emas, 7 perak, dan 6 perunggu yang disumbangkan.

Sebuah prestasi yang membanggakan karena mereka telah melampaui target 4 emas. Namun, prestasi itu diharapkan tidak berhenti sampai di APG. Pasalnya, masih ada jenjang prestasi yang lebih tinggi yang masih harus dikejar, yakni Paralimpiade Tokyo 2020.

Apa dan bagiamana yang harus disiapkan NPC dan dukungan apa yang mereka harapkan dari pemerintah, berikut petikan wawancara pelatih tim para atletik Indonesia, Purwo Adi Sanyoto kepada wartawan Media Indonesia, Nurul Fadillah, kemarin.

Bagaimana dengan pencapaian tim para atletik?

Untuk saat ini, jelas sangat baik karena pencapaian atlet kita di Asian Para Games sebelumnya belum pernah sampai seperti ini. Ini merupakan suatu prestasi yang membanggakan.

Ada kejutan prestasi dari para atlet?

Kalau yang kejutan semuanya memang ada yang tidak ditargetkan, ada yang perak kemudian meleset ke atas jadi emas, Purnomo Sapto Yogo, kan hanya ditarget emas di nomor 100 meter kelas T37, sedangkan di 200 meter hanya ditarget perak, tapi ternyata dia mampu tampil maksimal dan dapat emas di dua nomor itu.

Bagaimana peluang mereka menuju Paralimpiade Tokyo 2020?

Sangat mungkin bisa. Karena menurut saya, performa atlet di Asian Para Games, rata-rata catatan waktu mereka memenuhi limit Paralimpiade, sehingga sekarang sebetulnya kami tinggal mengikuti beberapa rangkaian kualifikasi di Kejuaraan Dunia atau beberapa Grand Prix untuk menambah poin mereka mengikuti Paralimpiade.

Berapa kali turnamen mengumpulkan poin?

Minimal tiga kali. Tahun ini sudah masuk peritungan karena penyelenggaraan Asian Para Games kali ini kan masuk hitungan oleh tim Paralimpik sebagai salah satu ajang pengumpulkan poin ke Paralimpiade. Semua baru akan kami upayakan tahun depan semua.

Harapan terhadap pemerintah?

Kalau harapan kami ya terus-menerus seprti ini memberikan perhatian kepada kami termasuk penyandang disabilita, karena kalau terus diperhatikan tidak menutup kemungkinan kami dapat berprestasi di jenjang yang lebih tinggi seperti Paralimpiade. Sebagai pelatih, harapan saya bisa terus berjalan, yang pasti kita tunggu kabar dari pemerintah. Pesan kami dari pelatih ya tetap latihan supaya potensi mereka terus berkembang, meskipun program pelatnas mereka belum berjalan tetapi mereka akan latihan sendiri di bawah naungan NPC. (R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More