Achmad Zaky Mark Zuckerberg dari Asia

Penulis: (Fat/H-3) Pada: Kamis, 11 Okt 2018, 00:15 WIB Hiburan
Achmad Zaky Mark Zuckerberg dari Asia

MI/ M TAUFAN SP BUSTAN

JIKA Amerika Serikat punya Mark Zuckenberg, Indonesia punya Achmad Zaky, pendiri start-up berbasis teknologi Bukalapak yang terbilang sukses di usia 32 tahun. Kesuksesannya itu bahkan disebut-sebut mirip dengan kisah pendiri jejaring sosial Facebook.

"So, you are Mark Zuckenberg from Asia!" ujar moderator panel diskusi Youth Forum 2018, IMF-World Bank Annual Meeting 2018 di Nusa Dua, Bali, Selasa (9/10), yang langsung disambut meriah seisi auditorium.

Di acara itu, Zaky menjadi wakil panelis asal Indonesia yang terbilang sukses di usia muda. Dalam delapan tahun ia berhasil mengembangkan pasar daringnya dari nol hingga memiliki kapitalisasi Rp13 triliun.

"Dulu saya kira perusahaan saya akan sukses saat saya 15 tahun. Sekarang saya 32 tahun baru terwujud. Teknologi membuat semuanya mungkin, technologies bring equalities," sambung pria yang sempat gagal berjualan mi ayam di kampus ITB tersebut.

Zaky memang sangat akrab dengan teknologi. Ia pun sempat menjuarai berbagai kompetisi IT saat berkuliah di ITB. Uang yang diperoleh dari lomba-lomba tersebut ia gunakan untuk memodali bisnis mi yang di kemudian hari malah mengalami kebangkrutan.

Namun, laki-laki kelahiran Sragen, 24 Agustus 1986 itu, tidak patah arang. Di usia 25 tahun, ia memulai bisnisnya di dunia yang memang akrab dengannya, yakni Bukalapak, pasar daring asli buatan lokal yang kini cukup akrab di tengah masyarakat. (Fat/H-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More