Menjadi Pengusaha dan Cinta Produk Lokal

Penulis: Despian Nurhidayat Pada: Rabu, 10 Okt 2018, 10:00 WIB Weekend
Menjadi Pengusaha dan Cinta Produk Lokal

MI/PANCA SYURKANI

Nama Moza Pramita sudah tidak asing lagi. Mantan presenter ini telah alih profesi sebagai pengusaha bulu mata. Tapi bukan berarti selama merintis usahanya selalu mulus.

"Hambatan saya, ya kestabilan jumlah dan kualitas produksi. Maksudnya, disaat promosi lancar dan pelanggan sudah jatuh cinta dengan produk kita. Ada saja ganjalan diproduksi yang menghambat ketepatan waktu pada hasil produksi," ungkap perempuan lulusan Sastra Inggris Universitas Indonesia ini kepada Media Indonesia di Jakarta, (Minggu (30/10).

Moza mengaku menggunakan media sosial sebagai cara meyakini publik atas kualitas produk yang ia ciptakan. Ia menggunakan kepuasan pelanggan sebagai testimoni atas kualitas produknya. Perempuan yang aktif di Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) ini kerap memberikan pelatihan ke berbagai daerah di Indonesia.

Selain itu perempuan berusia 42 tahun ini  mengungkapkan pelaku UKM masih kekurangan informasi terkini terkait pengembangan usaha. Sehingga berbagai macam pelatihan sehubungan dengan pengembangan usaha masih sangat dibutuhkan.

"Hal yang perlu diedukasi mulai dari penentuan jenis usaha, membuat nama dan logo usaha, pengelolaan kemasan, statergi penjualan, dan promosi, hingga pengelolaan keuangan," ungkapnya.

Moza pun berpendapat para pelaku usaha pada umumnya masih kurang teredukasi dalam penggunaan gawai untuk keperluan usaha. Meski menggunakan lebih dari 2 gawai, tidak teredukasi dengan baik. Padahal peran digitalisasi penting di dunia usaha.

Perempuan kelahiran Jakarta ini sangat optimis produk lokal Indonesia bisa lebih unggul dari produk luar. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mencapai hal tersebut. Quality control dan Professional customer service merupakan dua hal penting menurut Moza Pramita yang harus dicapai untuk mencapai hal tersebut. (M-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More