Najwa Shihab hingga Jokowi akan Bicara di IdeaFest 2018

Penulis: Fathurrozak Pada: Selasa, 09 Okt 2018, 19:20 WIB Weekend
Najwa Shihab hingga Jokowi akan Bicara di IdeaFest 2018

MI/Fathurrozak

Festival kreatif tahunan Indonesia keenam akan menghadirkan sejumlah pembicara nasional dan global. Bahkan, Presiden Joko Widodo diproyeksikan menjadi salah satu pengisi sesi.

Membawa tema 'C', sejumlah talenta inspiratif dari berbagai bidang industri kreatif menjadi pembicara. Selain Jokowi, akan hadir Najwa Shihab. Total, akan ada delapan pembicara kunci dalam acara yang bakal berlangsung 26-27 Oktober di JCC Senayan, Jakarta.

Co-Chairman Ideafest Ben Soebiakto membeberkan meski hanya dengan titel C, namun bisa memiliki interpretasi luas.

"Tahun ini temanya hanya terdiri dari satu huruf bahkan, yakni C. Ini agar terlihat sederhana, namun punya interpretasi luas. Kita ingin belajar lebih lagi tentang kolaborasi, juga koneksi," terangnya saat konferensi pers di Go Work, Pacific Place, Jakarta Selatan, Selasa, (9/10).

Ia berharap agar ajang ini bisa menjadi konektor ke industri kreatif, untuk selalu bisa berkembang, dan kemungkinan munculnya tokoh-tokoh baru.

"Misinya simple, orang kreatif harus didukung. Dengan adanya event seperti ini, kita mau bawa lebih banyak talent baru, menghadirkan succes story, dan industri kreatif itu bukan cuma soal create desain atau produk, melainkan sekarang ini bagaimana korporasi juga dihimbau agar lebih kreatif lagi," sambung Ben.

Presiden

Kehadiran Presiden Jokowi ke panggung Ideafest bukan tanpa sebab. Ben berharap orang nomor satu Indonesia itu mau berbagi pengetahuan tentang kepemimpinan generasi milenial, untuk bisa membawa maju daerahnya. Tertarik untuk terjun ke politik dan dunia kepemerintahan. Mudahnya, ingin membuka anak muda. Selain Jokowi, pembicara kunci lainnya ialah Menkominfo Rudiantara, Najwa Shihab, CMO Indofood Axton Salim, Walt Disney Imagineering Luc Mayrand, dan Co-founder 88Rising Jaeson Ma.

Ideafest juga menggandeng beberapa partner komersial yang sama-sama punya program mendukung perkembangan anak muda. Seperti The NextDev dari Telkomsel, juga Satu Award dari Astra.

Selain keenam pembicara utama, akan hadir aktor Oka Antara yang akan membahas mengenai proyek film terbarunya, Foxtrot 6. Film ini diprouksi bersama dengan produser Hollywood Mario Kassar.

"Kita akan sharing mengenai kisah produksi, hambatan, perasaan pemain, dan sutradara. Yang jelas, ini film hybrid Indonesia yang ingin kita tunjukkan di tahun 2019 nanti Indonesia punya kapasitas sumber daya materi, untuk bisa ditonton kalangan internasional dan mampu bersaing," bocor pemeran Farish dalam Aruna & Lidahnya ini.

Selain Oka, juga akan hadir Ayla Dimitri yang dikenal sebagai salah satu konten kreator. Bekerja di industri kreatif, komponen C yang paling mewakili dirinya ialah Challenge, tantangan.

"Harus selalu kreatif, unik, dan tetep harus tahu siapa kita. Mengenai depresiku sendiri, enggak mau bohong salah satunya disebabkan dari pekerjaan yang makin kompetitif. Kita harus genjot lagi, di tengah dunia yang sangat cepet ini. Aku akan share tentang pressure yang aku alami, dan bahas mengenai menyeimbangkan mental kita dengan keadaan dunia saat ini, bareng Reza Gunawan.

Terkait tiket per harinya, Ideafest mematok harga Rp.1.100 ribu, dan tiket terusan dua hari Rp.1.600 ribu. Kamu yang tidak ingin merogoh kocek, juga masih bisa datang ke Ideafest karena akan ada zona Ideaxperience. Kamu bakal melihat beberapa produk yang telah dikurasi di situ, dan mencoba berbagai pengalaman kreatif menarik lainnya. (M-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More