Chelsea Islan Ajak Kaum Muda Perangi Kanker Payudara

Penulis: Despian Nurhidayat Pada: Selasa, 09 Okt 2018, 06:45 WIB Hiburan
Chelsea Islan Ajak Kaum Muda Perangi Kanker Payudara

MI/ROMMY PUJIANTO

AKTRIS Chelsea Islan sejak 2014 aktif menyuarakan pentingnya deteksi dini kanker payudara. Chelsea selalu ambil bagian dalam kegiatan Lovepink, sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada kegiatan sosialisasi, deteksi dini, dan pendampingan pasian kanker payudara.

Menurut Chelsea, pilihannya untuk aktif dalam program-program penanggulangan kanker payudara didasari pengalaman ibunya yang pernah mengidap kanker tersebut.

"Mamaku terdiagnosis kanker payudara pada 2013. Dari situ aku merasa ini adalah panggilan untuk menyuarakan kepada generasi muda. Karena kalau bukan sekarang, kapan lagi. Yang paling penting kan early detection saves lives. Aku ikut kegiatan Lovepink, termasuk menjadi speaker untuk menyuarakan gerakan ini," ungkap perempuan bernama asli Chelse Elizabeth Islan ini saat ditemui di Jakarta, Senin (8/10).

Pada awal-awal terjun menyosialisasikan hal-hal seputar kanker payudara, Chelsea mengaku tak jarang mendapat respons kurang peduli dari generasi muda. Namun, seiring banyaknya kegiatan yang diadakan, termasuk kolaborasi dengan berbagai pihak yang dekat dengan kaum muda, kepedulian generasi muda mengenai seberapa pentingnya deteksi dini kanker payudara kian meningkat.

"Menurut aku penting sekali kita sebagai generasi muda yang menyuarakan pentingnya deteksi dini sebab di kalangan anak muda masih banyak yang belum tahu. Misalnya soal Sadari (periksa payudara sendiri). Semoga dengan kegiatan sosialisasi yang terus digencarkan, makin banyak lagi anak muda yang aware terhadap kanker payudara," ungkap Chelsea yang genap berusia 23 tahun ini.

Gaya hidup sehat
Chelsea juga menerapkan pencegahan kanker payudara pada diri sendiri dengan menjaga kesehatan tubuhnya. Di tengah kepadatan jadwal syuting, penggemar futsal dan bulu tangkis ini selalu berusaha menyeimbangkan antara olahraga, kerja, dan istirahat cukup. Dia juga menghindari makanan yang berisiko memicu kanker.

"Yang aku pelajari, kayak gorengan, sate, atau yang diolah dengan dibakar, itu ada karsinogennya. Jadi, sebaiknya makanan yang sehat itu yang dikukus, terus sayur mayur, ikan, itu semua sehat. Dan yang pasti, kurangi lemak, lemak itu memicu penyakit," tutur Chelsea yang sangat menyukai salmon.

Kepada mereka yang tengah berjuang melawan kanker payudara, Chelsea berpesan untuk pantang menyerah. Menurutnya, selalu ada solusi untuk setiap permasalahan, termasuk kanker payudara.
"Tetap berjuang karena selalu ada solusi untuk breast cancer. Walaupun sedang berperang melawan kanker payudara, sebagai fighter harus terus punya mindset yang positif dan jangan pernah menyerah," pungkasnya. (H-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More