Satukan Visi, Jayakan Asia

Penulis: Nurul Fadillah Pada: Sabtu, 06 Okt 2018, 23:18 WIB Olahraga
Satukan Visi, Jayakan Asia

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

KEMEGAHAN pesta pembukaan Asian PAra Games 2018 tidak terlepas dari penampilan kaum penyandang disabilitas. Pertunjukkan berupa tarian maupun nyanyian yang ditampilkan seolah menggelorakan semangat untuk tetap berusaha melampaui segala keterbatasan yang dimiliki.

Itu menjadi salah satu poin yang ditegaskan dalam acara kali ini. Ketika Presiden Joko Widodo memanah tulisan dis dari kata disability (Ketidakmampuan) sehingga mengubahnya menjadi ability (mampu), kata itulah yang sekaligus memotivasi para atlet untuk berjuang di perhelatan Asian PAra Games 2018.

"Melalui Asian PAra Games 2018 ini, kita ingin merayakan persaudaraan, menujukkan kegigihan dan prestasi. Kita ingin menjunjung tinggi kemanusiaan, dan dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya menyatakan dengan resmi, Asian PAra Games dibuka," ujar Jokowi tatkala membuka APG 2018 di Upacara Pembukaan APG 2018 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/10) malam.

"Semangat! berjuang! dan sukses!," tandas Jokowi.

Multiajang Asian Para Games 2018 telah resmi dibuka. Selama satu minggu ke depan, sebanyak 2832 atlet dari 43 negara akan bersaing memperebutkan medali dari total 531 nomor yang dipertandingkan.

Melalui kompetisi kali ini, Komite Paralimpiade Asia (APC) menjunjung tinggi visi untuk menjadikan para atlet difabel Asia sebagai pemimpin di kompetisi yang lebih tinggi, yakni Paralimpiade. Karena itu, Presiden APC, Majid Rashed berharap, prestasi yang diraih oleh atlet difabel Asia di APG kali ini dapat berlanjut ke Paralimpiade.

"Sekitar 60% penduduk di dunia berasal dari benua Asia, tetapi, kita masih berada di bawah rata-rata pesaing di level dunia, hanya 20% atlet Asia saja yang mampu berlaga di Paralimpiade Rio 2016 lalu. Dan kami mengetahui bahwa bayak orang dengan disabilitas di ASia berjuang dengan isu mobilisasi dan berjuang sendirian di olahraga," tandas Majid.

"Namun, kami sangat meyakini kekuatan para olah raga dapat mengubah kehidupan dan menantang persepsi dari disabilitas itu sendiri. Itulah mengapa Asian PAra Games ini sangat penting dalam membangun gerakan Paralimpik di Asia dan membantu kami mencapai visi kami," tambahnya.

Majid pun mengaku bangga dengan perhelatan Asian PAra Games kali ini. Pasalnya, belum dimulainya pesta, sudah banyak rekor yang terpecahkan.

Asian Para Games 2018 memiliki jumlah atlet, negara dan nomor pertandingan terbanyak dalam sejarah perhelatan pesta olahraga APG. Karena itu, Majid berharap ke depannya akan banyak lagi rekor yang terpecahkan khususnya dalam hal prestasi.

Asian Para Games Terbaik

Hal senada diungkapkan, Ketua Panitia Pelaksana Asian Para Games (Inapgoc), Raja Sapta Oktohari. Okto berjanji perhelatan APG akan meninggalkan kesan-kesan yang positif bagi para delegasi negara peserta.

"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Indonesia, kita menyambut hagat , kalian kesini untuk bertanding dan menang , tapi jangan lupa bahwa kalian ada di indonesia dimana kami masyarakat Indonesia sangat mengerti cara bersenang-senang. Kami akan memberikan yang terbaik dari Indonesia, seperti keramahan, persaudaraan, dan kami mengajak semua masyarakat Indonesia untuk menunjukkan kepada dunia bahwa ini adalah gealran APG terbaik yang pernah ada. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More