Pengakuan Ratna ke Polisi: Drama Pengeroyokan Hanya untuk Keluarga

Penulis: Ferdian Ananda Majni Pada: Sabtu, 06 Okt 2018, 17:38 WIB Politik dan Hukum
Pengakuan Ratna ke Polisi: Drama Pengeroyokan Hanya untuk Keluarga

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

KEPALA Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, menyebutkan dalam pemeriksaan terhadap Ratna Sarumpaet, ia mengaku cerita pengeroyokan yang dialaminya hanya disampaikan kepada keluarganya saja.

"Hanya untuk anak anak saja, untuk cerita ke anaknya saja," kata Argo, Sabtu (6/10), di Polda Metro Jaya.

Ditanyain hasil pemeriksaan tersebut. Argo menyebutkan Ratna Sarumpaet memastikan dia tidak pernah berada di Bandung dengan rekan-rekannya.

"Intinya yang bersangkutan menyampaikan bahwa kejadian di Bandung tidak pernah terjadi intinya seperti itu," sebutnya.

Terkait bantahan, Kuasa hukum Ratna Sarumpaet, Insank Nasruddin, bahwa cerita bohong karangan kliennya tidak bermotif politik. Ratna disebut hanya membagikan kisah 'drama' penganiayaan itu hanya kepada keluarga, lalu dipolitisasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Nanti kita dalami dulu pemeriksaan tersangka RS ya. Nanti kalau ada pengembangan dalam pemeriksaan itu akan nanti kita lihat apakah ada pidana lain atau tidak," sebutnya.

Begitu juga, terkait kesehatan dan kejiwaan Ratna Sarumpaet yang sempat depresi berdasarkan pengakuan Prabowo Subianto, akan ditindak lanjuti oleh penyidik.

"Kita belum melanggkah ke situ ya. Nanti kita lihat gimana penyidik," pungkasnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More