Kontes Modifikasi Daihatsu Tantang 51 modifikator di Balikpapan

Penulis: (RO/S-2) Pada: Kamis, 04 Okt 2018, 06:10 WIB Otomotif
Kontes Modifikasi Daihatsu  Tantang 51 modifikator di Balikpapan

Ist

AKTIVITAS dress-up di bidang otomotif dikenal sebagai perwujudan ekspresi dan kreasi dalam melakukan modifikasi kendaraan. Melihat fenomena itu, Daihatsu memberikan wadah melalui Daihatsu Dress-Up Challenge 2018 yang merupakan ajang kompetisi modifikasi mobil bagi generasi kekinian atau kawula muda di 16 kota di Indonesia.

Kontes Daihatsu Dress-Up Challenge 2018 baru saja hadir di kota ke-13, yaitu Balikpapan, pada 29–30 September 2018. Tercatat sebanyak 51 unit peserta yang mengikuti kontes ini, terdiri atas Granmax dan Luxio 23 unit, 13 Ayla, 5 Sirion, 4 Sigra, 4 Xenia, dan 2 Taruna.

Selain hasil modifikasi, para peserta juga ditantang untuk tetap memperhatikan berbagai aspek, seperti keamanan dan kenyamanan pengendara dengan memperhatikan 8 aspek, meliputi aspek overall build, exterior, interior, paint, engine, undercarriage, car audio & video, dan presentation.

“Selain sebagai wadah kreativitas para modifikator, peserta juga ditantang untuk tetap memperhatikan berbagai aspek, seperti keamanan dan kenyamanan pengendara. Semoga acara ini dapat menjadikan para pencinta modifikasi lebih dekat dengan Daihatsu,” ujar Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra.

 

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More