M Al Khadziq Kopi Temanggung Bikin Ketagihan

Penulis: (Tos/H-3) Pada: Selasa, 02 Okt 2018, 05:15 WIB Hiburan
M Al Khadziq Kopi Temanggung Bikin Ketagihan

MI/Tosiani

BUPATI Temanggung M Al Khadziq mengaku ketagihan kopi sejak pulang kampung satu tahun terakhir. Ia yang semula bukan penikmat kopi, sekarang bisa menghabiskan empat hingga lima cangkir kopi per hari.

Hal itu diungkapkan pria yang akrab disapa Hadik ini di sela Festival Kopi Temanggung ke-4 di Gedung Pemuda, Senin (1/10) Siang. Saat itu, Hadik berkesempatan mencicipi secangkir seduhan kopi arabika fullwash.

"Arabika fullwash Temanggung ini rasanya soft, saya nikmati kopi tanpa gula," sebut laki-laki kelahiran Temanggung, 30 Desember 1967 itu.

Alumnus Jurusan Filsafat IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta itu mengisahkan dahulu selama tinggal di Tangerang, Banten, ia hampir tidak pernah minum kopi. Semua berubah setelah ia berkenalan dengan kopi Temanggung, saat menyosialisasikan dirinya sebagai bakal calon bupati (bacabup), tahun lalu.

"Waktu itu di Desa Karang Seneng, Kecamatan Gemawang. Di sana saya melihat ada penduduk yang sedang menyangrai kopi secara tradisional, lalu saya menjajalnya minum satu cangkir, ternyata enak," ujar Hadik.

Pulang dari sana, Hadik langsung membeli satu kilogram kopi robusta Gemawang. Setelah menjadi bupati dan resmi pulang kampung, pria asal Desa Greges, Kecamatan Tembarak itu makin ketagihan kopi. "Robusta maupun arabika, saya suka. Saya fanatik kopi Temanggung karena cita rasanya memang khas," ujar Hadik.

Saking fanatiknya dengan kopi Temanggung, Hadik sampai mencanangkan hari Jumat sebagai 'Hari Minum Kopi'. Di hari itu, setiap instansi di Temanggung, wajib minum kopi Temanggung. (Tos/H-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More