Telah Sembilan Bulan Berlatih Keras

Penulis: (Ferdinand/R-3) Pada: Kamis, 27 Sep 2018, 03:15 WIB Olahraga
Telah Sembilan Bulan Berlatih Keras

ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

TUJUH tahun sudah Umar Danuarta menekuni cabang olahraga panahan. Atlet penyandang disabilitas asal Kalimantan Barat itu pun ditunjuk sebagai wakil Indonesia untuk berlaga di ASEAN Para Games 2015 di Singapura.  

“Tapi waktu itu saya kurang beruntung,” kata Umar saat diwawancarai Media Indonesia di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa Prof Dr R Soeharso, Kota Surakarta, Jawa Tengah, kemarin.

Dengan berpegang pada prinsip bahwa kekalahan adalah kemenangan yang tertunda, Umar tak patah semangat. Bahkan dia berlatih dengan lebih gigih dan giat lagi.

Pada Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2016 di Bandung, Jawa Barat, Umar menorehkan kesuksesan dengan memboyong tiga medali, yakni dua emas dan satu perak.

Dengan prestasinya tersebut, Umar kembali mengemban tugas sebagai atlet nasional. Dia ditunjuk untuk membawa nama Indonesia pada Asian Para Games (APG) 2018 yang digelar di Jakarta pada 6-13 Oktober mendatang.

Pada perhelatan olahraga penyandang disabilitas ketiga Asia nanti, Umar akan berlaga untuk cabang panahan nomor compound W1 (duduk) dengan jarak 50 meter.    

Untuk bertanding di APG 2018, Umar bersama 13 atlet panahan lainnya telah menempa diri dengan berlatih sejak  Januari lalu.

Kini sesi persiapan Umar dan kawan-kawan tinggal tersisa dua hari lagi. “Hari Sabtu (29/9) sudah off karena peralatan sudah harus dikirim ke Jakarta dan Minggu (30/9) kami berangkat,” jela Umar.

Setelah berlatih selama sembilan bulan, Umar tidak mau sesumbar soal target. Dia hanya mengatakan puas dengan latihan yang telah dijalaninya. “Sekarang saya sudah siap tanding,” ucap Umar,

Saat ditanya soal target medali di APG 2018, Umar hanya memberi jawaban dengan tertawa lebar. Namun, dia mengaku optimistis memiliki peluang untuk merebut medali.

Ternyata, selain dikenal sebagai pemanah penyandang disabilitas, Umar pernah menekui dua cabang olahraga lain yakni renang dan balap kursi roda.  

Bahkan prestasi Umar untuk cabang renang tergolong istimewa, Dia pernah merebut medali emas di ajang Pekan Olahraga Paralimpik Daerah Kalimantan Selatan.

Namun, dalam perjalanan kariernya sebagai atlet disabilitas, akhirnya Umar memilih cabang panahan.    

Keputusan untuk menekuni panahan diambil setelah Umar menyaksikan pertandingan panahan pada ASEAN Para Games 2011 di Surakarta, Jawa Tengah.    

“Saya melihat peluang di cabang panahan ini masih besar karena para atlet startnya bisa dikatakan bareng,” papar Umar. (Ferdinand/R-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/3) digelar debat ketiga Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Salahudin Uno. Debat ini akan mengangkat tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?





Berita Populer

Read More