Meski Hanya Imbang melawan Vietnam, Pelatih Timnas U-16 Puas

Penulis: Antara Pada: Selasa, 25 Sep 2018, 07:45 WIB Sepak Bola
Meski Hanya Imbang melawan Vietnam, Pelatih Timnas U-16 Puas

ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

PELATIH tim nasional sepak bola U-16 Indonesia Fakhri Husaini merasa puas dengan penampilan skuatnya meski hanya meraih satu poin dari laga lanjutan Grup C Piala U-16 Asia 2018 menghadapi Vietnam yang berakhir dengan skor 1-1, Senin (24/9).  

"Saya puas dengan satu poin yang menjadi modal bagus untuk menghadapi India," ujar Fakhri usai pertandingan di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia.

Satu angka dari partai tersebut membuat perolehan poin Indonesia di Grup C menjadi empat poin dari dua pertandingan, sama dengan perolehan poin India.

Namun, dua tim lain yakni Vietnam dan Iran baru memiliki satu poin dari dua laga yang dilewati. Artinya, dengan hanya tidak kalah di laga terakhir kontra India, Kamis (27/9), Indonesia akan lolos ke delapan besar.

Terkait laga kontra Vietnam, Fakhri menilai anak-anaknya bermain cukup bagus meski di babak pertama alur serangan timnya tersendat. Hal itu karena Mochamad Yudha, yang sejatinya berposisi bek kiri, kesulitan menunaikan tugasnya menggantikan Mochammad Supriadi sebagai pemain sayap di sisi yang sama.  

Oleh karena itulah sejak menit ke-33 Yudha dikembalikan ke posisi aslinya dan Hamsa Lestaluhu masuk untuk mengisi sayap kiri.  

Melihat tidak ada gol di babak pertama, Fakhri pun menurunkan penyerang Sutan Zico di paruh kedua. Keputusan inilah yang berhasil menciptakan gol penyeimbang.

"Saya memasukkan Sutan Zico di babak kedua untuk memecah kebuntuan tim dan dia berhasil menjalankan tugasnya dengan baik," tutur Fakhri.  

Satu gol dari Sutan Zico itu pun berhasil menyelamatkan timnas U-16 Indonesia dari kekalahan atas Vietnam dan membuat laga berakhir imbang 1-1.

Gol Sutan Zico tercipta pada menit ke-50 saat Vietnam unggul terlebih dahulu melalui gol Khuat Van Khang di menit ke-31. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More