12 Awak Kapal yang Diculik Berasal dari Enam Negara

Penulis: (Ant/I-3) Pada: Selasa, 25 Sep 2018, 05:15 WIB Internasional
 12 Awak Kapal yang Diculik Berasal dari Enam Negara

AFP

DUA belas awak kapal dagang Swiss yang diculik perompak di lepas pantai Nigeria berasal dari enam negara, yaitu Filipina, Slovenia, Ukraina, Rumania, Kroasia, dan Bosnia.

Demikian diungkapkan Badan Kelautan negara Afrika Barat itu pada Minggu (23/9), seperti disitat dari Kantor Berita Antara, Senin (24/9).

Mereka diculik pada Sabtu (22/9) dari atas kapal tersebut yang tengah berlayar di antara Kota Lagos dengan Bandar Harcourt. Perusahaan pemilik kapal nahas itu menyatakan perompak melakukan serangan di wilayah perairan sekitar 45 mil laut arah barat daya Pulau Bonny.

Penculikan dilakukan untuk meminta sejumlah uang tebusan. Saat ini, masalah penculikan awak kapal menjadi persoalan umum di beberapa bagian Nigeria.

Sejumlah orang asing telah diculik dalam beberapa tahun belakangan di wilayah Delta Ni­­ger Selatan, yakni daerah peng­hasil sebagian besar minyak yang menjadi andalan perekonomian negara Afrika Barat itu.

Menurut Sunday Umoren, dari Badan Urusan Kelautan dan Ke­amanan Nigeria (Nimasa), tujuh awak kapal yang diculik berasal dari Filipina. Lima lainnya berasal dari Slovenia, Ukraina, Rumania, Kroasia, dan Bosnia.
“Sampai saat ini mereka belum ditemukan,” kata Umoren yang memimpin keselamatan laut di Nimasa. (Ant/I-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More