7 Desa Menjadi Proyek Percontohan Industri Garam

Penulis: (AS/N-2) Pada: Selasa, 25 Sep 2018, 01:15 WIB Nusantara
7 Desa Menjadi Proyek Percontohan Industri Garam

ANTARA FOTO/Saiful Bahri

KABUPATEN Pati, Jawa Tengah, merupakan kabupaten dengan produksi garam rakyat terbesar ketiga di seluruh Indonesia. Untuk terus menggenjot jumlah produksi garam di daerah itu dilakukan inovasi teknologi. Selama ini luas tambak garam di Pati mencapai 2.838 hektare.

Namun, hasil produksinya belum maksimal karena petani masih mengolah garam dengan cara tradisional. Saat ini ada 6.781 petani garam yang mengolah pertambak-an garam secara tradisional. Kualitas garam juga rendah. Harga jual garam di tingkat petani, satu tombong (keranjang bambu) seberat 80-90 kg sebesar Rp80 ribu per kg. Sementara itu, kebutuhan garam terus meningkat.

“Untuk meningkatkan produksi dan kualitas garam Pati, tujuh desa di Pati telah ditetapkan menjadi skala prioritas program Pengembangan Usaha Garam Rakyat (Pugar) 2018,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pemprov Jawa Tengah, Edy Martanto, akhir pekan lalu.

Tujuh desa yang menjadi proyek percontohan program Pugar ialah Jembangan, Bumimuyo, dan Raci (Kecamatan Batangan), Desa Genengmulyo (Kecamatan Juwana), Desa Kepoh dan Tluwuk (Kecamatan Wedarijaksa), dan Desa Kadilangu (Kecamatan Tangkil). Para petani garam di tujuh desa tersebut diperkenalkan dengan inovasi dan teknologi pengolahan garam modern.

Sebelumnya produksi garam di Pati hanya berkisar 40 ton per hektare. Namun, setelah dilakukan pembinaan dan penggunaan teknologi ulir membran, kualitasnya bagus juga produksi meningkat hingga 100-130 ton per hektare.

“Untuk ikuti program Pugar ini, petani tambak garam harus menjadi anggota koperasi dan BUM-Des agar mudah dalam pengelolaan manajemen dan tidak dipermainkan tengkulak,” imbuhnya.

Namun, harga membran masih mahal  sekitar Rp3,3 juta. Pada kesempatan berbeda, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta seluruh petani garam membentuk kelompok petani untuk diberi pelatihan dan pendampingan. “Ini untuk memudahkan penyaluran bantuan sekaligus pengawasan sebab ada bantuan membran dari Kementerian Kelautan dan Perikanan,” jelas Ganjar.

Untuk petani nonkelompok bisa meminjam modal di bank dengan bunga ringan. (AS/N-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More