Ini Pernyataan Resmi Persib Terkait Kematian Jakmania

Penulis: Gregah Nurikhsani Estuning Pada: Senin, 24 Sep 2018, 10:34 WIB Sepak Bola
Ini Pernyataan Resmi Persib Terkait Kematian Jakmania

ANTARA/Fahrul Jayadiputra

KEMENANGAN Persib Bandung atas Persija Jakarta tercoreng. Satu orang Jakmania meninggal dunia usai dikeroyok massa di sekitar Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9).

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, korban bernama Haringga Sirla menghembuskan nafas terakhir jelang pertandingan. Tubuhnya bersimbah darah penuh luka akibat dihajar sekelompok Bobotoh.

Kepolisian setempat dikabarkan telah menangkap sedikitnya lima orang pelaku dan masih mengejar tersangka lain. Ini diperkuat rekaman video yang didapat salah satu massa di lokasi kejadian meninggalnya Haringga.

Manajemen Persib memberikan penyataan resmi sekitar pukul 23.00 WIB. Mereka berduka sedalam-dalamnya sembari berharap kejadian nahas ini menjadi yang terakhir.

"Keluarga besar PERSIB menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya untuk korban suporter yang meninggal dunia saat insiden di GBLA sore tadi," ungkap Persib dalam pernyataan resmi mereka.

"Maaf, kami belum bisa menyebut nama atau identitas korban serta kronologisnya karena menjadi wewenang penuh pihak yang berwajib. Semoga para pelaku segera dapat mempertanggung jawabkan perbuatan mereka."

"Dan, semoga, ini yang terakhir. #PERSIBberduka," tutup klub sepak bola itu. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More