2020, E-Commerce Ditarget Capai US$130 Miliar

Penulis: Gana Buana gana@mediaindonesia.com Pada: Senin, 24 Sep 2018, 07:30 WIB Ekonomi
2020, E-Commerce Ditarget Capai US$130 Miliar

DOK THINKSTOCK

Untuk menciptakan technopreneurs, dibutuhkan sumber daya manusia di sektor industri yang melek teknologi.

PEMERINTAH menargetkan nilai transaksi e-commerce mencapai US$130 miliar pada 2020. Untuk itu, saat ini pertumbuhan technopreneurs tengah digenjot hingga 1.000 start-up dengan valuasi bisnis yang mencapai US$10 miliar.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyampaikan, saat ini Indonesia sudah memiliki empat perusahaan rintisan digital (start-up) yang disebut unicorn atau memiliki kapitalisasi pasar di atas US$1 miliar. Perusahaan tersebut memanfaatkan potensi generasi milenial.

"Zaky, pendiri Bukalapak, saat ini punya 4 juta vendor dan 20 juta pengunjung situs," ungkap Airlangga dalam keterangan resmi yang diterima, kemarin. Pertumbuhan technopreneurs dapat menumbuhkan industri kecil dan menengah (IKM) di dalam negeri.

Karena itu, pemerintah telah memberikan kebijakan fiskal untuk IKM, seperti PPh final 0,5%. "Kami akan terus memudahkan IKM agar berkembang menjadi the next generation of business people," tutur Airlangga.

Sebelumnya, saat menjadi keynote speaker pada acara Indonesia Forum 2018: Evolving Political, Economic, and Business Environment Going Into 2019 di Singapura, Jumat (21/9), Airlangga meyakini revolusi industri 4.0 membuka peluang pekerjaan baru, terutama yang bergerak di bidang digital. Dengan demikian, pemerintah dapat membentuk ekonomi baru menjadi ekosistem inovasi.

Contohnya, inkubasi para start-up yang dilakukan Apple Developer Academy di Tangerang. "Selain itu, Apple berkomitmen membuka innovation centre serupa di Surabaya dan Batam. Mereka akan meluluskan sebanyak 400 orang dalam program satu tahun," tuturnya.

Duta Besar Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya menambahkan, saat ini investor Singapura masih memprioritaskan Indonesia sebagai tujuan investasi utama. Mereka menganggap ekonomi Indonesia cukup kuat dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 5,17%.

SDM

Untuk menciptakan technopreneurs, kita membutuhkan sumber daya manusia (SDM) di sektor industri yang melek teknologi. Bila hal tersebut terealisasi, pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat menembus 7% pada 2030 dengan didorong implementasi industri 4.0.

Menurut Airlangga, tenaga kerja manufaktur mencapai lebih dari 17 juta orang atau berkontribusi 14,05% terhadap seluruh pekerja di ranah ekonomi. Untuk itu, pihaknya membuat program pendidikan vokasi yang link and match antara industri dan SMK. "Jadi, melalui program itu, lulusan SMK bisa langsung kerja sesuai kebutuhan era sekarang," ujarnya.

Dari program itu, Kementerian Perindustrian melibatkan sebanyak 618 perusahaan dengan menggandeng hingga 1.735 SMK. Pihaknya juga menjalin kolaborasi dengan Swiss guna menggelar program skill for competitiveness (S4C) sebagai upaya pengembangan mutu politeknik di lingkungan Kemenperin.

"Tujuannya meningkatkan kemampuan para mahasiswa agar siap menghadapi era digital. Misalnya, melalui pendidikan coding atau artificial intelligence," tuturnya.

Sebelumnya, sekolah coding gratis, L'Academie, bekerja sama dengan 42 dari Prancis. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menilai kerja sama tersebut berdampak baik pada ekosistem ekonomi digital di Tanah Air.

Sekolah coding 42 terkenal memberikan pembelajaran secara gratis dan tidak memandang latar belakang pendidikan peserta, hanya memberikan syarat lulus tes masuk. L'Academie akan menerapkan sistem belajar tanpa guru dan project based learning yang telah diterapkan 42 di berbagai negara. (Ant/S-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More