Hutan TTU Rawan Illegal Logging

Penulis: PO/N-3 Pada: Minggu, 23 Sep 2018, 23:00 WIB Nusantara
Hutan TTU Rawan Illegal Logging

Aliansi Masyarakat Peduli Hutan (Ampuh) NTT/Judith Lorenzo Taolin

AKTIVITAS illegal logging marak di sejumlah kawasan di Hutan Lindung Bifemnasi Sonmahole RTK 184, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT.

Kawasan yang menjadi sasaran pencurian kayu, antara lain Mo'manu, Oemenu, Maol, Nefomnasi, dan Faotfuel. Bahkan kawasan hutan yang dikira bebas dari pembalak liar (illegal logging) itu, ternyata aktivitas pencurian kayu sudah berlangsung sejak 2016. Sasaran mereka ialah kayu sonokeling yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Kayu ini banyak dimanfaatkan untuk perlengkapan rumah seperti lantai dan furnitur.

Luas Hutan Lindung Bifemnasi Sonmahole Mo'manu Aijao 13.099,300 ha, bagian dari luas kawasan hutan di Kabupaten TTU di perbatasan RI-Timor Leste itu sebanyak 108.854 ha.

Pemerhati Lingkungan dari Aliansi Masyarakat Peduli Hutan (Ampuh) NTT Judith Lorenzo Taolin mengatakan umumnya kayu ditebang oleh cukong atau kaki tangan pengusaha, diangkut dengan truk ke sebuah gudang di pesisir pantai utara tak jauh dari pelabuhan laut. "Di gudang itu, kayu gelondongan dibersihkan dan diproses menjadi balok besar sebelum diantarpulaukan dengan kapal," kata Judith, kemarin.

Karena aktivitas pencurian sudah berlangsung sejak dua tahun terakhir, Judith memastikan puluhan ribu kubik kayu sudah dibawa keluar dari kawasan hutan TTU. "Kami sudah melaporkan ke pihak terkait, tapi belum ada tindakan nyata," ujarnya.

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More