Greysia/Apriyani tidak Ikut Korea Terbuka

Penulis: Budi Ernanto Pada: Minggu, 23 Sep 2018, 17:00 WIB Olahraga
Greysia/Apriyani tidak Ikut Korea Terbuka

ANTARA FOTO/Humas PBSI/pras

PASANGAN ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu dipastikan tidak akan mengikuti Korea Terbuka 2018 yang akan berlangsung pada pekan depan. Apriyani disebutkan mengalami cedera kaki ketika mengikuti Jepang Terbuka 2018 pada pekan lalu. Cedera itu tidak tertahankan ketika dirinya mengikuti Tiongkok Terbuka 2018.

"Apriyani sudah memberi tahu saya kalau kulit kakinya sobek. Setelah dia kirim foto kondisi lukanya ke saya, ternyata area sobeknya cukup besar," kata Kepala Pelatih Ganda Putri Eng Hian, Minggu (23/9). 

"Kalau dipaksakan akan lebih parah jadinya, kemudian saya anjurkan lebih baik mundur saja dari Korea Terbuka," sambung Eng Hian.

Di Jepang Terbuka, langkah Greysia/Apriyani terhenti di babak semifinal karena kalah dari pasangan Jepang yang merupakan pasangan rangking satu dunia, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota. 

Sementara di Tiongkok Terbuka, Greysia/Apriyani juga dihadang wakil Jepang di semifinal. Mereka dikalahkan peraih medali emas Olimpide 2016, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi.

"Situasi saat ini seperti ini rasanya tidak berbeda dengan Greysia saat berpasangan dengan Nitya (Krishinda Maheswari), mereka selalu dikepung pasangan Tiongkok. Sekarang pasangan Jepang yang mengepung. Butuh ekstra fokus dan tenaga untuk bisa menghadapi tekanan yang berlapis-lapis, sedangkan saat ini ganda putri cuma punya satu senapan saja," ujar Eng.

Lebih lanjut, Eng Hian menuturkan bahwa ia menilai Greysia/Apriyani masih berada dalam track yang benar. Mereka dinilai konsisten dan hanya kalah dari lawan dengan kemampuan terbaik saat ini. 

Namun, keduanya mesti meningkatkan kemampuan menjaga fokus di saat-saat krusial. Eng Hian sendiri mengaku harus kerja ekstra agar kedua anak asuhnya tetap bugar.

Di Korea Terbuka, Indonesia akan mengandalkan Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris dan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani. Mereka diharapkan bisa menyumbangkan medali emas dari Negeri Gingseng. (BadmintonIndonesia/OL-3)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More