Kemenaker Tingkatkan Kualitas SDM sesuai Potensi Daerah

Penulis: Andhika Prasetyo Pada: Minggu, 23 Sep 2018, 16:00 WIB Ekonomi
Kemenaker Tingkatkan Kualitas SDM sesuai Potensi Daerah

IST

KEMENTERIAN Ketenagakerjaan (Kemenaker) terus berupaya meningkatkan keterampilan angkatan kerja dengan menyesuaikan potensi lapangan pekerjaan pada daerah setempat.

Salah satunya ialah dengan meningkatkan kompetensi angkatan kerja sektor pariwisata di Sumba, Nusa Tenggara Timur, wilayah yang menunjukkan tren positif dalam industri tersebut.

Upaya peningkatan kompetensi dilakukan dengan menggandeng Sumba Hospitality Foundation, sebuah sekolah yang fokus pada bidang pariwisata. 

Adapun, bentuk kerja sama yang akan dilakukan adalah melibatkan instruktur dari Sumba Hospitality Foundation dalam pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) milik Kemenaker di yang terletak Nusa Tenggara Barat

“Instruktur dari sekolah ini akan mengajari peserta menjadi pekerja di bidang jasa pariwisata secara professional bertaraf internasional,” ujar Hanif melalui keterangam resmi, Minggu (23/9).

Pekan depan, tim Kemenaker akan mulai melakukan peninjauan BLK di Sumba untuk memastikan kesiapan pelaksanaan program tersebut.

Tidak hanya diberikan pelatihan, para siswa juga akan diikutsertakan program pemagangan di berbagai hotel berbintang di Bali. Tujuannya, agar para siswa mengenal dunia kerja yang sesungguhnya sehingga mereka lebih siap masuk dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri.

"Ini adalah bentuk komitmen pemerintah yang terus meningkatkan akses dan mutu pelatihan kejuruan di BLK. Selain itu, pemerintah juga terus berdialog dan berinteraksi dengan berbagai pihak, terutama kalangan pendidikan dan dunia usaha guna membuka peluang kerja sama dalam rangka meningkatkan kualitas SDM Indonesia. Kerja sama semacam ini guna memastikan peserta pelatihan langsung bisa diterima di dunia kerja," jelas Hanif.

Pendiri dan Pembina Sumba Hospitality Foundation Inge de Lathauwer mengatakan pihaknya menyambut baik kerja sama yang dijalankan bersama pemerintah.

“Kami ingin membantu meningkatkan kompetensi anak muda Sumba, khususnya di sektor pariwisata. Kami tentu akan mendatangkan tenaga instruktur dari Eropa. Mereka akan memberikan keterampilan hospitality serta Bahasa Inggris,” kata Inge.

Sumba Hospitality Foundation berdiri sejak 2015. Lembaga itu fokus melatih masyarakat pra-sejahtera di Sumba supaya memiliki kompetensi di bidang pariwisata. Pelatihan dilakukan selama 10-11 bulan dengan pengajar 80% berasal dari luar negeri. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Minggu (17/2) akan digelar debat kedua Pilpres 2019. Debat kali ini akan mengangkat tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup. Menurut Anda siapa yang akan unggul dalam debat kedua ini?





Berita Populer

Read More