Kemarau, BPBD Klaten Lakukan Droping Air 407 Tangki

Penulis: Djoko Sardjono Pada: Minggu, 23 Sep 2018, 14:00 WIB Nusantara
Kemarau, BPBD Klaten Lakukan Droping Air 407 Tangki

Media/Djoko Sardjono

BADAN Penanggulangan Bencana Daearah (BPBD) Klaten, Jawa Tengah, telah menyalurkan bantuan (droping) air sebanyak 407 tangki ke daerah kekeringan di Klaten.

Sementara, pelaksanaan droping air 407 tangki hingga akhir pekan lalu itu, didistribusikan ke 14 desa di enam kecamatan yang kekeringan akibat  kemarau panjang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten, Yuwana Haris, mengatakan untuk kegiatan droping air bersih tahun ini, pihaknya menyiapkan anggaran sebesar Rp200 juta.

"Anggaran penanganan daerah rawan kekeringan tersebut, untuk kegiatan droping air sebanyak 900 tangki. Namun, hingga saat ini pelaksanaannya baru 407 tangki," jelasnya, Minggu (23/9).

Menurut Haris, sebanyak 14 desa di enam kecamatan yang terdampak musim kemarau tahun ini. Yaitu, Desa Sidorejo, Tlogowatu, Tegalmulyo, Kendalsari, Talun, dan Keputran di Kecamatan Kemalang, Desa Gemampir di Kecamatan Karangnongko.

Kemudian, Desa Kecemen dan Ngemplak Seneng di Kecamatan Manisrenggo; Desa Tibayan, Bandungan, dan Temuireng di Kecamatan Jatinom, Desa Sengon di Kecamatan Prambanan, dan Desa Tumpukan di Kecamatan Karangdowo.

Kekeringan terparah di Kecamatan Kemalang. Kemarau ini, harga air di kawasan lereng Merapi itu mencapai Rp200 ribu per tangki. Sementara, air embung di Tegalmulyo, belum bisa dikonsumsi, kecuali untuk minum ternak.

Warga Desa Tegalmulyo, Sriyatun, membenarkan bahwa untuk memenuhi kebutuhan masak dan minum, sebagian warga terpaksa membeli air swasta. Pasalnya, droping air dari BPBD Klaten belum mencukupi kebutuhan rumah tangga.

Sementara itu, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Merapi Klaten juga telah menyalurkan bantuan air sebanyak 45 tangki ke sejumlah desa yang dilanda kekeringan. Droping air dilaksanakan sejak 20 Agustus- 6September lalu.

"Bantuan itu bentuk kepedulian kami terhadap kondisi kekeringan yang dialami warga. Hal yang sama juga dilakukan setiap musim kemarau," kata Dirut PDAM Tirta Merapi, Irawan Margono, saat peresmian kantor PDAM Unit Cawas, pekan lalu. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More