Rumah Kerja Jokowi-Ma'ruf Amin Diresmikan

Penulis: Antara Pada: Sabtu, 22 Sep 2018, 22:45 WIB Politik dan Hukum
Rumah Kerja Jokowi-Ma

ANTARA/Dhemas Reviyanto
Calon Wakil Presiden nomor 01 Ma'ruf Amin (tengah) menghadiri Peresmian Rumah Kerja Bhinneka Nusantara JOKMA di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (22/9/2018).

RUMAH Kerja Bhinneka Nusantara pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin diresmikan di Jalan HOS Cokroaminoto 57, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9) malam.

Ratusan relawan yang sebagian besar mengenakan baju koko dan peci serta bergamis dan berjilbab berbondong-bondong datang memenuhi karpet merah yang digelar di pekarangan Rumah Kerja.

Ma'ruf Amin tiba di Rumah Kerja menjelang pukul 20.00 WIB. Dia mengenakan busana putih dengan peci hitam dibalut sarung berwarna hijau tua, turun dari mobil hitam dan langsung disambut meriah dengan pembacaan salawat.  

"Rumah ini akan dijadikan markas besar untuk memenangkan pilpres untuk Jokowi-Ma'ruf Amin untuk Indonesia maju harus disatukan... Jangan diduakan," seloroh ulama itu, saat memberikan sambutan dalam syukuran Rumah Kerja Bhinneka Nusantara, Jakarta, Sabtu malam.

Jokowi dan Ma'ruf mendapatkan nomor urut satu dalam kontestasi Pemilihan Umum Presiden 2019.
 
Di hadapan para hadirin, ia menyampaikan rasa terima kasih pada Joko Widodo yang memilih wakil presiden dari kalangan ulama, padahal ia bisa memilih dari kalangan lain seperti profesional dan politisi.

"Artinya beliau sangat mencintai ulama."

Eman Suryaman, Ketua Umum Rumah Kerja Bhinneka Nusantara, yang mengusung slogan 'Jokma', gabungan dari nama calon presiden dan wakil presiden, mengatakan Rumah Kerja ini bertujuan mendukung kegiatan Jokowi dan Ma’ruf.

"Dengan rumah ini kita akan memberikan konsep bagaimana kerja-kerja kita ini, supaya bisa bermanfaat bagi rakyat," kata Eman.

Dia menambahkan, mereka sepakat ber kampanye damai yang jauh dari kekerasan simbolik, fitnah, hoax, dan adu domba.

"Targetnya kita bagaimana menyampaikan perihal rencana program-program JOKMA ini kepada umat supaya mereka paham bagaimana membangun negeri ini supaya jadi negeri yang sejuk, damai."

Suryaman, dalam sambutannya, mengatakan sang ulama itu adalah pilihan tepat untuk mendampingi Joko Widodo sebagai calon wakil presiden demi memajukan negara dengan sejuk dan damai serta aman sejahtera. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More