Greysia/Apriyani Gagal ke Final China Terbuka

Penulis: Antara Pada: Sabtu, 22 Sep 2018, 22:25 WIB Olahraga
Greysia/Apriyani Gagal ke Final China Terbuka

ANTARA/PUSPA PERWITASARI

GANDA putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu gagal ke final setelah takluk dari pasangan Jepang Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi pada semifinal turnamen China Terbuka 2018  di Jiangsu, China, Sabtu (22/9).

Greysia/Apriyani, seperti dipantau Antara di Jakarta, dari laman  resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), kalah dalam tiga gim 17-21, 21-12, dan 16-21 selama 76 menit permainan turnamen tingkat Super 1.000 itu.

Pertandingan semifinal itu menjadi pertemuan kedelapan dari kedua pasangan dengan kedudukan 1-7 untuk Greysia/Apriyani.

Pada pertemuan terakhir mereka dalam Asian Games 2018, Greysia/Apriyani kalah 15-21, 17-21 dari ganda andalan Negeri Sakura itu.

"Misaki/Ayaka punya pola permainan. Itu terbukti karena mereka adalah juara Olimpiade 2016. Teknik permainan mereka bagus. Kami harus berada di atas mereka dalam mental bertanding meskipun pada tingkatan yang sama," kata Greysia setelah pertandingan perempat final Jumat (21/9), seperti tercantum dalam situs Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PBSI).

Sementara, itu Apriyani mengatakan perlawanan terberat menghadapi pasangan putri Jepang adalah berganti pola permainan secara cepat setelah kehilangan poin.

"Paling melelahkan bagi saya adalah ketika harus mempertahankan fokus permainan dan menjaga pikiran. Durasi latihan kami lebih lama dibanding pertandingan. Tapi, pertandingan lebih melelahkan empat kali lipat dibanding latihan karena harus menjaga fokus permainan," kata Apriyani.

Kekalahan Greysia/Apriyani berarti Indonesia hanya menempatkan satu wakil pada pertandingan final turnamen berhadiah total satu juta dolar AS itu yaitu Anthony Ginting pada nomor tunggal putra.

Anthony akan menghadapi tunggal putra Jepang Kento Momota yang mengalahkan pemain tuan rumah Shi Yuqi pada laga semifinal 21-10, 21-17. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More