Tampil Jelek, Jokowi Minta Elek Yo Band Rajin Berlatih

Penulis: Rudy Polycarpus Pada: Sabtu, 22 Sep 2018, 21:35 WIB Humaniora
Tampil Jelek, Jokowi Minta Elek Yo Band Rajin Berlatih

ANTARA/Dhemas Reviyanto
Grup musik Elek Yo Band tampil dengan disaksikan (layar monitor) Presiden Joko Widodo (ketiga kiri), Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kedua kiri) dan Ketua Umum Kagama Pusat Ganjar Pranowo (ketiga kanan) pada acara reuni akbar Keluarga Alumni Uni

BAND Elek Yo Band kembali tampil. Kelompok musik yang digawangi sejumlah menteri Kabinet Kerja itu menghibur pada acara Puncak Reuni Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) di Jakarta Convention Center, Jakarta, Sabtu (22/9).

Keanggotaan grup yang artinya jelek, ya biar ini cair, menteri yang lain tetap dapat bergabung. Di acara Kagama, formasi yang hadir ialah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri itu memainkan 'Pelangi di Matamu' yang dipopulerkan oleh grup musik Jamrud.

Rupanya, penampilan band ini mengecewakan Presiden Joko Widodo yang turut hadir dalam temu alumni lintas generasi itu.

"Waktu saya lihat Elek Yo Band tampil di TV memang jelek banget, betul, sampai mules dengerinnya. Kalau pas live tadi enggak kelihatan, tapi begitu di TV kelihatan jeleknya. Yang bikin bagus ada backing vocal, coba suruh nyanyi sendiri, jelek," ujar Jokowi disambut tawa para alumni Kampus Biru itu.

Sembari bergurau, Presiden meminta band itu rajin berlatih. Pasalnya, ia kecewa karena para pembantunya di kabinet tersebut tidak bisa membawakan lagu yang dipesannya.

"Saya sebetulnya menyiapkan diri untuk nyanyi. Tapi saya minta satu lagu saja Elek Yo Band nggak bisa. Ya sudah, nggak jadi. Pasti jelek wong enggak pernah latihan. Isinya kerja terus enggak pernah latihan," kelakar Jokowi.

Seakan sudah mengetahui akan terkena 'cibiran' Presiden, sebelum membawakan lagu, Pratikno melemparkan alibi.

"Pak Presiden, kami tetap mempertahankan elek (jelek) karena, kalau bagus, nanti di-reshuffle, dipindahkan ke tempat lain," ujarnya. Presiden tertawa terpingkal-pingkal mendengar celetukan mantan Rektor UGM itu. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More