Putin Kecam Serangan Teroris di Iran

Penulis: Denny Parsaulian Pada: Sabtu, 22 Sep 2018, 20:35 WIB Internasional
Putin Kecam Serangan Teroris di Iran

AFP/MORTEZA JABERIAN / ISNA

PRESIDEN Rusia Vladimir Putin mengecam serangan terhadap parade tentara di Kota Ahvaz, Iran pada Sabtu (22/9). Dia turut mengucapkan belasungkawa kepada Presiden Iran Hassan Rouhani dan menyerukan kerja sama antiteror yang lebih dalam.

"Tolong terima belasungkawa yang mendalam mengenai konsekuensi tragis dari serangan teroris di Ahvaz. Kami terkejut oleh kejahatan berdarah ini," tulis Putin kepada Rouhani, menurut teks telegram yang diposting di situs web Kremlin.

"Kami berharap semua orang yang terlibat akan menerima hukuman yang layak," kata Putin. "Peristiwa ini sekali lagi mengingatkan kita tentang perlunya pertempuran tanpa kompromi melawan terorisme dalam semua manifestasinya. Saya ingin menegaskan kesiapan kita untuk terus membangun kerja sama dengan mitra Iran dalam melawan kejahatan ini."

Serangan oleh militan di Ahvaz di barat daya Iran Sabtu mengakibatkan 24 orang tewas, termasuk wanita dan anak-anak, menurut kantor berita resmi Iran.

Teheran telah menyebut serangan itu disponsori teroris regional dengan AS sebagai tuannya. Moskow dan Teheran adalah sekutu, termasuk selama konflik Suriah, dengan kedua pemerintah mendukung Bashar al-Assad. (AFP/X-12)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More