Trump Minta Spanyol Bangun Tembok di Perbatasan Gurun Sahara

Penulis: Arpan Rahman Pada: Jumat, 21 Sep 2018, 13:15 WIB Internasional
Trump Minta Spanyol Bangun Tembok di Perbatasan Gurun Sahara

AFP/MANDEL NGAN

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyarankan pemerintah Spanyol membangun tembok di sepanjang Gurun Sahara. Saran itu diberikan untuk mengatasi krisis migrasi di Mediterania.

Saran yang diberikan Trump sama seperti kebijakan yang diambilnya untuk negaranya. Trump berencana membangun tembok sepanjang perbatasan AS dengan Meksiko untuk menghalau para imigran yang masuk.

"Perbatasan Sahara tidak lebih besar dari perbatasan AS dengan Meksiko," ucap Trump, dilansir dari The Guardian, Kamis (20/9).

Saran dari Trump dianggap Menteri Luar Negeri Spanyol Josep Borrell sebagai cara untuk menepis pemikiran skeptis para diplomat 'Negeri Matador' tersebut.

Trump diduga sudah memberikan saran serupa saat Borrell menemani Raja Felipe dan Ratu Letizia ke Gedung Putih beberapa bulan lalu.

Spanyol menghadapi krisis migrasi sejak beberapa tahun lalu. Per tahun ini, sudah lebih dari 33.600 imigran tiba di sana lewat laut dan sebanyak 1.723 orang tewas saat berupaya mencapai negara itu.

Sementara itu, Gurun Sahara yang berbatasan dengan Spanyol membentang sejauh 4.827 kilometer. Sementara perbatasan AS dan Meksiko panjangnya sekitar 3.218 kilometer. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More