VW Kenalkan Minibus Listrik Buzz Cargo

Penulis: Antara Pada: Kamis, 20 Sep 2018, 10:30 WIB Otomotif
VW Kenalkan Minibus Listrik Buzz Cargo

Antaranews.com
Volkswagen mengenalkan van konsep I.D. Buzz di pameran kendaraan komersial IAA di Hanover, Jerman, Rabu (19/9/2018) waktu setempat

HADIR di pameran kendaraan komersial IAA di Hanover, Jerman, Volkswagen membawa beberapa inovasi terbarunya untuk sektor bisnis, di antaranya van konsep I.D. Buzz Cargo.

"Sebagai kendaraan yang ideal untuk lalu lintas perkotaan mendatang, tentu saja semua listrik dan menawarkan banyak solusi desain dan kenyamanan maksimal bagi pengemudi," kata Volkswagen dalam pernyataan resminya, Rabu (19/9) waktu setempat.

VW mengatakan, van yang masih dalam bentuk kendaraan konsep ini didesain untuk perusahaan atau pebisnis yang melayani pelanggan di perkotaan, baik itu untuk pelayanan pemeliharaan atau pengantaran barang pesanan.

Sebagai kendaraan operasional bisnis yang lebih maju, I.D. Buzz dilengkapi konektivitas dengan unit kontrol fungsional. Pekerjaan dan pemesanan dari pelanggan dapat diimplementasikan dengan cara ini.

Semua barang dalam rak di mobil ini bisa dilacak. Semua pintu mobil bisa dibuka secara elektrik, dan sistem rak dapat dikustomisasi.

"Kendaraan ini tersedia sebagai bukti bahwa kami mendengarkan pelanggan kami, memahami kebutuhan mereka dan mengembangkan solusi yang dirancang secara tepat untuk memenuhi mereka," kata Kepala Dewan Direksi Kendaraan Komersial Volkswagen, Thomas Sedran.

Di pameran kendaraan komersial di Jerman itu, VW membawa 50 kendaraan dari semua seri model, selain mengenalkan beberapa kendaraan konsep untuk pasar komersial yang inovatif.

Selain I.D. Buzz, VW juga mengenalkan beberapa model konsep lain, meliputi kendaraan roda tiga listrik Cargo e-Bike, ABT e-Caddy dan ABT e-Transpoter, serta van Crafter HyMotion. (OL-3)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More