Kodok Ikonik di Garis Finis

Penulis: Puput Mutiara Pada: Kamis, 20 Sep 2018, 07:20 WIB Otomotif
Kodok Ikonik di Garis Finis

Volkswagen/AFP

SIAPA tak kenal VW Beetle atau di Indonesia disebut dengan VW Kodok? Mobil ikonik yang sebenarnya justru terinspirasi dari bentuk serangga kumbang itu mencapai popularitasnya setelah muncul dalam film The Love Bug buatan Disney pada 1968.

Kecintaan masyarakat dunia, termasuk di Indonesia, pada mobil unik berukuran kecil itu pun kian menjadi sejak kemunculannya dalam karya seniman nyentrik Andy Warhol. Mobil tersebut juga 'mejeng' sebagai latar belakang sampul album hit Abbey Road milik grup musik legendaris The Beatles yang digawangi John Lennon.

Kini, setelah tiga generasi atau sekitar 70 tahun perjalanannya mendunia, perusahaan otomotif asal Jerman, Volkswagen, yang notabene produsen mobil VW Beetle, memutuskan akan menyetop produksi mobil bersejarah tersebut. Proses produksinya di Puebla, Meksiko, akan dihentikan mulai Juli 2019.

Direktur Eksekutif Volkswagen Amerika Hinrich Woebcken menjelaskan keputusan itu diambil lantaran pada masa mendatang, perusahaan ingin lebih fokus pada produksi mobil listrik dan mobil keluarga berukuran besar. Faktor lain, penjualan VW Beetle di 'Negeri Paman Sam' kian tertekan dengan bergesernya minat publik kepada mobil-mobil SUV.

Untuk itu, Volkswagen tengah berencana menawarkan dua model edisi final VW Beetle, baik jenis coupe maupun convertible.

"Hilangnya Beetle setelah tiga generasi, selama hampir tujuh dekade, tentu akan menjadi hal yang amat emosional bagi jutaan penggemar Beetle," kata dia.

VW Beetle pertama kali dibuat di Jerman pada dekade 1930-an. Ferdinand Porsche kala itu mengembangkan mobil tersebut dengan dukungan Adolf Hitler, pemimpin Nazi yang menginginkan sebuah mobil murah yang bisa mengakomodasi kebutuhan transportasi rakyatnya.

Seusai Perang Dunia II, kendati rezim Hitler runtuh, VW Beetle justru kemudian disematkan menjadi simbol Jerman sebagai sebuah negara industri yang kuat. Pada 1960-an, mobil itu pun menjadi salah satu ikon budaya modern.

Di Amerika Serikat, VW Beetle mulai diperkenalkan pada 1950-an dan karena tidak mencatatkan hasil penjualan yang bagus pada 1979 akhirnya dihentikan. Walakin, mobil tersebut tetap diproduksi di Meksiko dan Brasil hingga dihidupkan kembali di AS pada 1997 lewat 'New Beetle'.

Dalam waktu dekat, VW berencana membuat 10 juta mobil listrik yang menggunakan platform MEB modular pada gelombang pertama produksi massal yang akan diluncurkan di seluruh dunia pada akhir 2022.

VW akan membuat 27 model mobil untuk empat merek di dalam grup mereka berdasarkan platform MEB atau elektrifikasi modular. ID Volkswagen akan menjadi model pertama yang masuk dapur produksi di Zwickau, Jerman, pada akhir tahun depan.

Di masa depan, bukan tidak mungkin VW Beetle pun terlahir kembali dalam bentuk mobil listrik.

Frank Welsch, Kepala Penelitian dan Pengembangan VW, sempat mengemukakan pengganti VW Beetle akan dilansir pada 2020 dengan fisik yang tetap mengusung nuansa retro. Bahkan, Woebcken pun melontarkan isyarat senada. "Tidak tertutup pintu akan adanya perubahan keputusan di masa depan. Never say never," kata dia. (Mut/AFP/Ant/Autoweek.com/S-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More