Jalan Terjal Hadang Garuda Asia

Penulis: Nurul Fadillah Pada: Kamis, 20 Sep 2018, 05:30 WIB Sepak Bola
Jalan Terjal Hadang Garuda Asia

ANTARA

TIM nasional U-16 Indonesia akan memulai perjuangan mereka di Piala Asia U-16 2018, besok. Skuat 'Garuda Asia' akan menantang Iran pada laga perdana yang berlangsung di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia.

Untuk beradaptasi dengan lingkungan, skuat 'Garuda Asia' memutuskan berangkat lebih awal ke Malaysia. Mereka bertolak ke negeri jiran itu sejak 29 Agustus lalu.

Selama berlatih, David Maulana dan kawan-kawan menjalani tiga laga uji coba, di antaranya menang 4-0 atas Sime Darby U-17 dan 5-0 atas Felda U-17. Skuat asuhan Fakhri Husaini juga meraih hasil imbang 3-3 saat menghadapi timnas Oman U-16 pada 12 September lalu.

Hasil tersebut tentunya menjadi modal positif bagi skuat 'Garuda Asia' mengingat ketatnya persaingan di Grup D. Lawan 'Garuda Asia' di laga perdana tidaklah mudah karena akan berhadapan dengan tim yang berpengalaman.

Dalam 11 kali penampilan di level Asia, Iran tercatat berhasil menjadi juara pada edisi Piala Asia 2008 dan menjadi finalis pada 2016 silam. Sayangnya, skuat 'Garuda Asia' belum pernah berjumpa dengan Iran dalam turnamen apa pun.

Fakhri pun mengaku telah memantau perkembangan kekuatan tim lawan melalui video-video pertandingan mereka. Hasil melawan Iran tentu akan menjadi penentu konsistensi selanjutnya dari skuat 'Garuda Asia'.

Karena itu, Fakhri berharap timnya memiliki mental yang tangguh untuk menghadapi mereka.

"Aspek mental tentu akan menjadi penentu di laga melawan Iran sehingga kami berharap para pemain bisa semakin solid dan kepercayaan diri mereka juga semakin meningkat. Pertandingan pertama ini yang akan menentukan untuk langkah kami selanjutnya," ujar Fakhri.

"Kami sudah mempelajari kekuatan mereka dan memang untuk Iran, kelebihannya itu ada di postur tubuh. Postur mereka cukup tinggi sehingga kami harus mengantisipasi juga ketika mereka nanti memanfaatkan postur tinggi untuk membongkar pertahanan kami," lanjutnya.

 

Kerangka tim

Tim nasional U-19 terus menggenjot persiapan latihan jelang laga Piala Asia U-19 2018 yang berlangsung Oktober mendatang. Pelatih 'Garuda Nusantara' Indra Sjafri terus memantau perkembangan para pemainnya demi memilih kerangka tim inti terbaik yang dapat diturunkan di Piala Asia nanti.

Indra mengatakan sudah bisa terbaca siapa saja pemain yang bakal diturunkan. Satu nama yang pasti disebutkan Indra ialah Egy Maulana Vikri sebagai penyerang andalan tim.

"Belum ada perombakan besar dari tim, tinggal tanggal 7 nanti Egy akan berangkat dari Lechia Gdansk dan kita sudah menerima surat dari mereka bahwa kita sepakat Egy dapat bergabung dengan tim tanpa mengurangi kinerja Egy di Lechia," ujar Indra.

Indra menjelaskan turnamen PSSI Cup 2018 yang merupakan laga uji coba melawan Thailand dan Tiongkok pada 23 dan 25 September nanti bukan main-main. "Kami sudah harus mengerucut ke tim sebenarnya, nanti hanya akan tersisa 18-19 pemain. Karena itu, ini bukan lagi menjadi ajang pengalaman bagi 28 pemain, melainkan sudah menjadi ajang untuk bagaimana kita bermain di AFC." (Rul/R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More