KPU Berencana Undi Nomor Urut Capres-Cawapres di Malam Hari

Penulis: Nurjiyanto Pada: Rabu, 19 Sep 2018, 14:12 WIB Politik dan Hukum
KPU Berencana Undi Nomor Urut Capres-Cawapres di Malam Hari

MI/Rommy Pujianto

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) berencana melakukan pengundian nomor urut calon peserta pilpres 2019 pada malam hari. Hal tersebut dilakukan sebagai opsi menghindari adanya penumpukan simpatisan dan masyarakat yang datang langsung dalam agenda tersebut.

Komisioner KPU Pramono Ubaid menuturkan opsi tersebut mempertimbangkan waktu prime time masyarakat. Pihaknya memandang dengan menyamakan waktu prime time masyarakat dalam mengkonsumsi media di malam hari, membuat informasi tersebut efektif disebarluaskan. Pengundian nomor urut ini diagendakan pada Jumat (21/9), sehari setelah KPU menetapkan capres-cawapres yang akan berkontestasi di pilpres 2019 pada Kamis (20/9).

Selain itu, KPU mengimbau agar masyarakat dan simpatisan tak perlu berbondong-bondong datang karena bisa langsung mendapat informasi melalui media massa. Hal tersebut dilakukan agar acara dapat berlangsung nyaman dan lancar.

"Ya kita harapkan begitu, jadi kita mengambil malam itu kan tujuannya biar pemirsanya lebih banyak sehingga kalaupun masyarakat berbondong-bondong, mereka juga tidak akan bisa masuk. Sebaiknya menunggu di rumah dan menonton di rumah saja," ungkap Pramono saat ditemui di Gedung KPU, Jakarta, Rabu (19/9).

Meski demikian, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta Polda Metro Jaya terkait pengamanan. KPU juga membatasi jumlah simpatisan yang diizinkan untuk masuk, namun belum dipastikan secara rinci terkait angkanya.

"Untuk keamanan, kami menyerahkan kepada pihak keamanan. Kita juga kerja sama dengan Pemprov dan Polda Metro Jaya. Kalau tidak tertampung di dalam, ya mau nggak mau di luar. Tapi sebenarnya nggak boleh ada kegiatan pengumpulan massa lewat dari jam 6 malam," tuturnya.

Di kesempatan lain, Komisioner KPU Viryan Aziz menuturkan sesuai agenda Pemilu, esok pihaknya akan menetapkan paslon capres-cawapres yang akan berkontestasi di pilpres 2019. Untuk agenda penetapan, paslon tidak diwajibkan datang, namun saat pengundian nomor mereka harus hadir.

"Ya jika ingin bawa massa silakan, nanti kalau tidak cukup ya sebagian nunggu di luar. Kalau penarikan nomor urut capres-cawapres hadir, untuk penetapan besok tidak harus," pungkasnya.(OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More