Bawaslu Boyolali Ingatkan Peserta Pemilu Serahkan Laporan Awal Dana Kampanye

Penulis: Widjajadi Pada: Rabu, 19 Sep 2018, 14:50 WIB Politik dan Hukum
Bawaslu Boyolali Ingatkan Peserta Pemilu Serahkan Laporan Awal Dana Kampanye

BADAN Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) Boyolali mengingatkan para calon legislatif untuk secepatnya menyampaikan laporan awal dana kampanye sebelum masa kampanye serentak dimulai pada 23 September 2018 hingga 13 April 2019.

"Ini amanat UU Nomor 7 Tahun 2018 tentang Pemilu, khususnya Pasal 338  ayat 1 dan 2, yang menyebutkan bagi partai politik dan calon anggota DPD peserta pemilu, harus menyampaikan rekening khusus terkait dana kampanye kepada KPU, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota," tegas Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Organisasi Bawaslu Boyolali, M Mahmudi, Rabu (19/9).

Menurut dia, partai politik dan para caleg harus sudah menyampaikan laporan awal dana kampanye sebelum dimulainya pelaksanaan kampanye pada Minggu (23 September ) nanti, dengan prinsip kejujuran dan transparansi.

Jika sampai digulirkannya pelaksanaan kampanye serentak tidak ada penyampaian laporan awal dana kampanye, maka sanksi yang dijatuhkan adalah partai politik bersangkutan batal sebagai peserta Pemilu.

"Jadi ini sebaiknya menjadi perhatian," tutur Mahmudi.

Sementara itu di Kota Solo, jajaran Polresta setempat sudah menggelar apel kesiapan pengamanan Pileg dan Pilpres 2019. Pengamanan bertitel Operasi Mantap Brata Candi 2018 itu akan dimulai Kamis (20/9).

"Dalam melaksanakan operasi pengamanan ini, Polri dibantu TNI dan seluruh stakeholders yang ada di Kota Solo," tukas Kapolresta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo.

Dalam pelaksanaan operasi untuk kepentingan pileg dan pilpres 2019 itu, Polri akan mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang terjadi di tahun politik oleh pihak manapun, hingga selesainya masa kampanye yang berlanjut pada proses pemilihan.

Sementara itu, Media Indonesia mendapatkan bocoran tentang struktur Tim Kampanye Kota Surakarta untuk pemenangan Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin akan diketuai Her Suprabu dengan melibatkan koalisi parpol pendukung dari PDIP, NasDem, Hanura, PKB, PPP, Perindo dan PSI. Dalam tim kampanye yang sebentar lagi di deklarasikan itu Wali Kota Surakarta yang juga Ketua PDIP Kota FX Hadi Rudyatmo duduk sebagai ketua dewan pengarah.(OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More