Parpol Pengusung Prabowo Tetapkan Koalisi Indonesia Adil Makmur

Penulis: Antara Pada: Selasa, 18 Sep 2018, 22:55 WIB Politik dan Hukum
Parpol Pengusung Prabowo Tetapkan Koalisi Indonesia Adil Makmur

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

PARTAI politik pengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menetapkan nama Koalisi Indonesia Adil Makmur sebagai nama koalisi, diputuskan setelah rapat internal di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara pada Selasa (18/9) malam.

"Indonesia Adil Makmur menjadi nama koalisi yang disepakati malam ini," kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani dalam jumpa pers di halaman kediaman Prabowo, di Jalan Kertanegara, Jakarta, Selasa malam.

Muzani menjelaskan penamaan Koalisi Indonesia Adil Makmur karena saat ini yang menjadi masalah bangsa Indonesia adalah keadilan ekonomi dan hukum serta masih terjadi ketimpangan dan kemakmuran.

Dia mengatakan slogan dari koalisi tersebut adalah Adil Makmur Bersama Prabowo-Sandiaga, Muzani juga mengatakan, rapat Koalisi Prabowo-Sandiaga pada Selasa malam itu juga menyepakati tempat sekretaris nasional tim pemenangan mereka di Jalan TB Simatupang Nomor 22, Jakarta Selatan.

"Tim Pemenangan akan menyempurnakan sedikit terkait susunan tim dan akan dirapatkan pada Rabu karena tadi ada masukan dari berbagai pihak sehingga tidak bisa diumumkan hari ini dan akan kami sampaikan 20 September di KPU RI," ujarnya.

Selain itu menurut dia, visi-misi pasangan Prabowo-Sandiaga ada sedikit perbaikan yang menitikberatkan pada pembangunan seluruh sektor untuk perbaikan, peningkatan dan keadilan bagi masyarakat.

Muzani mengatakan Ketua Tim Pemenangan Pasangan Prabowo-Sandiaga adalah Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Djoko Santoso. Menurut dia, jumlah anggota Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga berjumlah lebih dari 92 orang.

Rapat tersebut dipimpin Prabowo Subianto dan dihadiri bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno serta para petinggi parpol koalisi Prabowo-Sandiaga antara lain Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan, Sekjen PAN Eddy Soeparno, Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman, Sekjen PKS Mustafa Kamal, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan. (OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More