Barapan Kebo Memikat Wisatawan di Festival Mayo

Penulis: (Yusuf R) Pada: Selasa, 18 Sep 2018, 22:45 WIB Nusantara
Barapan Kebo Memikat Wisatawan di Festival Mayo

MI/Yusuf Riaman

RATUSAN orang berkerumun di Desa Karang Dima, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (15/9) pagi. Hari itu banyak orang berdatangan ke desa itu, termasuk para wisatawan hanya ingin melihat Barapan Kebo. Acara yang digelar di lintasan pacu Sumir Payung Desa Karang Dima Sumbawa ini bagian dari Festival Pesona Moyo 2018 yang dimulai pada hari itu.

Barapan Kebo mirip dengan karapan sapi di Madura. Namun, hewan penggeraknya ialah kerbau. Seusai dibuka Wakil Bupati Sumbawa, Mahmud Abdullah, perlombaan Barapan Kebo langsung dimulai. Panas terik tidak mengganggu penonton melihat balapan kerbau di areal lumpur bekas persawahan.

Saat joki dan kerbau-kerbau beraksi, tepuk tangan penonton seketika bergemuruh. Dukungan penonton mampu membakar semangat para joki. Mereka tampil semakin percaya diri. Suasana makin pecah ketika sang joki mampu mencapai finis dan menyentuh saka.

Sanjungan langsung diberikan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Menurutnya, festival ini mampu menghadirkan keseruan yang luar biasa. “Ini baru keren, beken, paten. Festival ini memang layak masuk menjadi bagian dari 100 Wonderful Events 2018. Sajiannya unik dan berkelas,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Menteri Pariwisata juga memuji atraksi Barapan Kebo tersebut. “Budaya itu semakin dilestarikan semakin menyejahterakan. Pembukaan Festival Pesona Moyo ini salah satu buktinya. Tradisi Barapan Kebo yang unik mampu menjadi atraksi wisata menarik bagi wisatawan,” ungkap Menpar.

Atraksi ini juga mampu menarik perhatian puluhan yachter peserta Sail Moyo Tambora. Bahkan, mereka tak segan-segan masuk sawah dan berlumpur demi sebuah momen di Barapan Kebo. Sejumlah yachter bahkan ikut mencoba menjadi joki.

“Sungguh luar biasa. Momen yang tak bisa dilupakan. Seru, adrenalin terpompa. Sangat menyenangkan. Saya ingin mencobanya lagi,” ujar Max, yachter asal Australia yang menjadi joki Barapan Kebo.

Max menilai Barapan Kebo ialah tradisi yang unik. Ia pun terpacu untuk ikut mempromosikan Sumbawa sehingga wisatawan mancanegara ikut merasakan sensasi berwisata di Sumbawa.

“Pasti saya akan ceritakan. Biar semua tahu jika Sumbawa itu keren. Tradisinya unik. Pokoknya turis itu wajib datang dan menikmati Sumbawa,” katanya.

Festival Pesona Moyo 2018 ini  seluruhnya menyuguhkan kekayaan adat Sumbawa. Festival Moyo yang akan berakhir pada 23 September ini diharapkan bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. (Yusuf R)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More