Kepala Daerah di Sumbar Berterima Kasih ke Jokowi

Penulis: Yose Hendra Pada: Senin, 17 Sep 2018, 16:43 WIB Nusantara
Kepala Daerah di Sumbar Berterima Kasih ke Jokowi

MI/PANCA SYURKANI

TUJUH kepala daerah di Sumatra Barat mulai menyatakan dukungan terhadap pasangan Joko Widodo-M Ma'ruf dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Hal itu terungkap dalam surat pernyataan bertanda tangan tujuh kepala daerah yang beredar di wartawan di Kota Padang, Sumatra Barat, Senin (17/9). Para kepala daerah itu antara lain Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi, dan Bupati Sijunjung Yuswir Arifin.

Dalam pernyataan itu antara lain berisikan "Untuk mewujudkan tujuan negara tersebut, kami mendukung penuh penyelenggaraan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang kami anggap berhasil meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia."

Seusai pelantikan Wali Kota Sawahlunto di Aula Gubernur Sumbar, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias dan beberapa kepala daerah lainnya memberikan sebuah map berwarna kuning kepada Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno sempat membaca sekilas isi surat pernyataan di dalam map yang dia terima. Setelah itu, Irwan dan para kepala daerah memasuki ruang kerjanya.

Seusai pertemuan tertutup sekitar 30 menit, Ramlan Nurmatias yang menjadi juru bicara kepala daerah tersebut mengatakan, pertemuan itu hanya membicarakan bagaimana menyukseskan Pemilu 2019 di Sumbar.

"Kondisi yang ada sekarang kita menyikapi ada dua calon presiden dan juga nanti ada pemilihan di Sumatra Barat. Dan bagaimana pemilihan aman, lancar, tidak ada masalah," ujarnya.

Dia menegaskan, tidak ada pembicaraan deklarasi terhadap salah satu calon presiden. Hanya saja, katanya, para kepala daerah hanya berterima kasih kepada pemerintah pusat yang selalu membantu daerah.

"Begitu pun tidak ada tekanan dari gubernur. Seperti saya yang tidak ada partai dari independen, tidak ada yang menekan. Tadi berdiskusi membangun Sumatra Barat," jelas Ramlan.

Artinya, sebut Ramlan, setiap kepala daerah membahas bagaimana agar bantuan pusat di daerah tetap ada. Seperti di Bukittinggi, selama ini tidak pernah dapat (bantuan) pasar terbakar yang langsung dibangun nilainya Rp300 miliar lebih.

Selain itu, lanjut dia, sejumlah bantuan pemerintah pusat untuk membangun kawasan Mandeh, Mentawai, Tanah Datar. dan di Sijunjung.

"Intinya kepala daerah yang terbantu tentu berterima kasih kepada pemerintah pusat, kepada Presiden Joko Widodo karena memperhatikan daerah-daerah. (Menerima) proposal yang kami ajukan dalam memerhatikan rakyat ini," bilangnya.

Ramlan menegaskan, posisi sebagai kepala daerah tidak boleh menjadi tim kampanye dan itu telah sesuai aturan. Sampai sekarang, dia menegaskan tidak ada menyatakan deklarasi terhadap salah satu pasangan calon Presiden.

Untuk tanda tangan yang ada di surat penyataan dukungan yang diberikan kepada gubernur, menurut Ramlan, belum lengkap. "Artinya kita jujur sebagai kepala daerah kami berterima kasih kepada pemerintah pusat. Apa kebutuhan-kebutuhan daerah yang diajukan, alhamdulillah pemerintah pusat memberikan dan menyalurkan," pungkasnya. (A-1)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More