ASN Pemkab Bandung Barat Salurkan Rp107 Juta untuk Korban Gempa Lombok

Penulis: Depi Gunawan Pada: Minggu, 16 Sep 2018, 21:50 WIB Nusantara
ASN Pemkab Bandung Barat Salurkan Rp107 Juta untuk Korban Gempa Lombok

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/

APARATUR Sipil Negara (ASN) Pemkab Bandung Barat berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 107 juta untuk disumbangan kepada korban bencana gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sumbangan dikumpulkan sejak dua minggu lalu, dan sudah diserahkan langsung ke Lombok pada Jumat (14/9) lalu.

Penjabat Bupati Bandung Barat, Dadang M. Ma'soem sangat mengapresiasi pengumpulan bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian para ASN kepada sesama yang membutuhkan tanpa memandang suku dan ras.

"Jangan dilihat dari besaran nominal saja, karena mengumpulkan uang sebesar itu tidaklah mudah. Pasalnya, bantuan ini terkumpul dari saku pribadi ASN Bandung Barat," katanya, Minggu (16/9).

Dadang menegaskan, terkumpulnya bantuan ini merupakan bentuk empati dan kepedulian terhadap sesama saudara. Selain membawa uang tunai, sumbangan pakaian layak mencapai satu truk juga diserahkan untuk para korban.

Kepala Bagian Kessos Setda Bandung Barat, Asep Hidayatuloh menuturkan, pihaknya berupaya semaksimal mungkin untuk mengkoordinasikan pengumpulan bantuan ini kepada seluruh ASN sehingga terkumpul uang ratusan juta serta pakaian layak.

"Kami, terdiri dari dua rombongan dari Kessos dan Baznas menyampaikan langsung bantuan ini kepada masyarakat Lombok yang membutuhkan setelah berkomunikasi dan berkoordinasi langsung dengan pemerintahan setempat di sana," ucapnya.

Sementara itu, Kasubbag Koordinasi Kesejahteraan Sosial Bagian Kessos Setda Bandung Barat, Sri Mulyaningsih berterima kasih kepada seluruh ASN yang telah menyumbangkan bantuannya, baik atas nama pribadi maupun yang dikoordinasi melalui lembaga bantuan kemanusiaan.

"Kami menyampaikan bantuan ini sebagai amanat dari teman-teman kepada masyarakat Lombok yang saat ini tengah diuji. Semoga segala bantuan seluruh teman-teman bisa menjadi berkah," jelasnya. (OL-3)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More