Raih Tiiga dari Lima Emas, Tuan Rumah Juara Umum Jepang Terbuka 2018

Penulis: Budi Ernanto Pada: Minggu, 16 Sep 2018, 19:26 WIB Olahraga
Raih Tiiga dari Lima Emas, Tuan Rumah Juara Umum Jepang Terbuka 2018

AFP/Kazuhiro NOGI

DARI lima nomor yang dipertandingkan di Jepang Terbuka, tuan rumah berhasil menjadi juara umum karena paling banyak merebut medali emas. Podium pertama yang didapat oleh wakil Jepang berasal dari nomor tunggal putra dan ganda putri. Kento Momota yang turun di nomor tunggal putra menang mudah dengan skoe 21-14 dan 21-11 dari wakil Thailand Khosit Phetpradab.

Podium kedua, datang dari nomor ganda putri, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota yang merupakan unggulan pertama. Dia menang tanpa kesulitan dari wakil Tiongkok Chen Qingchen/Jia Yifan. Fukushima/Hirota hanya perlu dua gim dengan skoe 21-15 dan 21-12 dari Qingchen/Yifan, sang unggulan ketiga.

Jepang bisa saja mendapat gelar juara ketiga jika Nozomi Okuhara menang dari Carolina Marin. Sayangnya, Okuhara meski telah memaksa Marin bermain tiga gim, harus menyerah dengan skor 19-21, 21-17, dan 11-21. Marin sendiri merupakan satu-satunya juara yang berasal dari luar Asia, yakni Spanyol.

Untuk nomor ganda campuran, Zheng Siwei/Huang Yaqiong lah yang keluar sebagai pemenang. Wakil asal Tiongkok itu menjadi juara setelah mengandaskan perlawanan kompatriot mereka, yaitu Wang Yilyu/Huang Dongping dengan skor 21-19 dan 21-8.

Pasangan ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Sanjaya/Kevin Sanjaya Sukamuljo berhasil menjadi juara. Medali emas satu-satunya untuk Indonesia itu direbut oleh Marcus/Kevin setelah keduanya menaklukkan Li Junhui/Liu Yuchen, wakil asal Tiongkok, dengan skor 21-11 dan 21-13 dan dalam waktu yang relatif singkat, yakni 38 menit saja.(BadmintonIndonesia/X-10)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More