PDIP: Jangan Beri Ruang Caleg Napi Koruptor

Penulis: Akmal Fauzi Pada: Minggu, 16 Sep 2018, 17:40 WIB Politik dan Hukum
PDIP: Jangan Beri Ruang Caleg Napi Koruptor

Koresponden/BAYU ANGGORO

SEKJEN Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto mengatakan jangan memberi ruang ke para bakal calon anggota legislatif (caleg) mantan terpidana kasus korupsi, meskipun Mahkamah Agung (MA) memutuskan mantan terpidana kasus korupsi dapat diusulkan menjadi caleg

“Bagi PDI Perjuangan sendiri, kami secara konsisten tak memberikan ruang bagi mereka-mereka yang mempunya status koruptor untuk dapat dicalonkan,” kata Hasto di acara deklrasi Bara Baja, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (16/9).

Hasto menambahkan, untuk menjadi pemimpin nasional itu harus bersih, dimulai dari keluarga, rekam jejak kepemimpinannya, serta cara mencari uang dari sumber yang jelas.

“Semangat ini seharusnya menjadi semangat bersama, apapun calon legislatif adalah pemimpin nasional yang kita siapkan untuk masyarakat, bangsa dan negara,” ujarnya.

Menurutnya, PDIP menghormati sikap KPU di mana KPU tidak serta-merta mencabut Peraturan KPU yang isinya melarang mantan terpidana kasus korupsi, narkoba, dan kejahatan seksual, menjadi caleg. Menurut Hasto, KPU meminta partai politik agar mematuhi pakta integritas yang pernah diteken, dengan menarik bajal caleg mantan terpidana kasus korupsi

“Dengan demikian terhadap upaya yang dilakukan KPU, kita sudah cukup komitmen yang ditandatangani para partai politik dan diimplementasikan dengan tanggung jawab,” jelasnya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Pada Sabtu (13/4) digelar debat kelima Pilpres 2019. Debat kali ini diikuti oleh Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno. Debat ini akan mengangkat tema ekonomi, kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi serta perdagangan, dan industri. Menurut Anda, siapa yang akan unggul dalam debat kali ini?






Berita Populer

Read More