Mesir Tangkap Dua Anak Hosni Mubarak

Penulis: Willy Haryono Pada: Minggu, 16 Sep 2018, 16:25 WIB Internasional
Mesir Tangkap Dua Anak Hosni Mubarak

AFP

DUA anak mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak ditangkap polisi atas tuduhan penggelapan saham.

Seperti dilaporkan kantor berita Mena, Sabtu (15/9), Alaa dan Gamal Mubarak dituduh melanggar aturan bursa saham dan bank sentral Mesir.

Kasus keduanya sudah dimulai pada 2012, setelah ayah mereka digulingkan militer satu tahun sebelumnya. Mereka berdua menghindari penjara dengan membayar uang jaminan dalam tiga tahun terakhir.

Kakak beradik ini -- yang membantah melakukan kesalahan -- akan hadir di persidangan pada 20 Oktober mendatang.

Pengadilan Kairo juga memerintahkan penangkapan terhadap tiga orang lainnya, yang menghadapi dakwaan penggelapan saham senilai US$115 juta.

Alaa, 57, maupun Gamal, 54, dituntut pasal penggelapan saham usai mereka memutuskan menjual Bank Nasional Mesir demi keuntungan pribadi.

Alaa adalah pebisnis yang menghindari dunia politik. Sementara Gamal adalah mantan bankir yang dinilai banyak orang berpotensi menggantikan sang ayah.

Pada Mei 2015, Alaa dan Gamal divonis tiga tahun penjara atas penggelapan dana senilai 125 pound Mesir yang diambil dari anggaran negara.

Mubarak, yang kini sudah berusia 90 tahun, dibebaskan pada 2017 setelah sebuah pengadilan mengakhiri kasus tewasnya sejumlah demonstran pada pemberontakan 2011. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

BEBERAPA waktu lalu, nama Bung Hatta kembali ramai dibicarakan publik. Berawal dari pernyataan Koordinator Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar, di sebuah video yang mengatakan kalau cawapresnya, Sandiaga Uno adalah sosok baru dari Bung Hatta. Hal itu langsung menuai keberatan dari cucu Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta. Sebelumnya, kubu Prabowo-Sandiaga juga sempat menyandingkan nama pahlawan seperti Cut Nyak Dien dan Kartini dengan Ratna Sarumpaet dan Neno Warisman. Setujukah Anda apabila pahlawan dijadikan komoditas politik guna meraih simpati masyarakat?





Berita Populer

Read More