Gubernur Lampung Terpilih Targetkan 70% Suara untuk Jokowi

Penulis: Eva Pardiana Pada: Minggu, 16 Sep 2018, 16:40 WIB Politik dan Hukum
Gubernur Lampung Terpilih Targetkan 70% Suara untuk Jokowi

ANTARA FOTO/Ardiansyah

GUBERNUR Lampung terpilih yang juga Ketua DPD Golkar Lampung Arinal Djunaidi memimpin deklarasi pilpres aman dan damai bersama Paguyuban Masyarakat Lampung untuk Jokowi (Pamala Ujo) di Pasar Kotagajah, Kabupaten Lampung Tengah, Minggu (16/8).

Arinal mengatakan masyarakat Lampung merasakan betul manfaat pembangunan di era pemerintahan Presiden Jokowi, karena itu ia optimistis dapat meraup suara minimal 70% untuk pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin pada pilpres 2019 mendatang.

Terkait susunan tim pemenangan di tingkat provinsi, Arinal memastikan akan segera diumumkan dalam waktu dekat. Ia pun mengaku siap jika diberi kepercayaan menjadi ketua tim pemenangan. 

"Tentu siap, kita tunggu saja tanggal mainnya, masih menunggu keputusan partai koalisi, akan diumumkan beberapa hari lagi," kata dia.

Terpisah, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung tidak melarang gubernur terpilih menjadi ketua tim kampanye pilpres di daerah. Hal ini disampaikan oleh Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono. 

"Kalau belum dilantik tidak menyalahi aturan. Karena berdasarkan aturan ketika dilantik tidak boleh menjadi ketua tim pemenangan," ujarnya.

Nanang menegaskan Arinal baru ditetapkan sebagai kepala daerah terpilih dan belum dilantik. 

"Kepala daerah tidak boleh. Arinal bukan kepala daerah," katanya.

Deklarasi ini dihadiri oleh pengurus partai koalisi Indonesia Kerja, di antaranya NasDem, PDI, Golkar, PPP, Hanura, PKB, PSI, Perindo dan PKPI.

Deklarasi diakhiri doa bersama yang dipimpin para ulama lintas agama, semua mendoakan keselamatan, kesejahteraan, dan kedamaian bagi bangsa Indonesia. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

BEBERAPA waktu lalu, nama Bung Hatta kembali ramai dibicarakan publik. Berawal dari pernyataan Koordinator Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar, di sebuah video yang mengatakan kalau cawapresnya, Sandiaga Uno adalah sosok baru dari Bung Hatta. Hal itu langsung menuai keberatan dari cucu Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta. Sebelumnya, kubu Prabowo-Sandiaga juga sempat menyandingkan nama pahlawan seperti Cut Nyak Dien dan Kartini dengan Ratna Sarumpaet dan Neno Warisman. Setujukah Anda apabila pahlawan dijadikan komoditas politik guna meraih simpati masyarakat?





Berita Populer

Read More