Misbakhun Bantah Ada Konpers Ratna Sarumpaet Crisis Center di Ruang Kerjanya

Penulis: Micom Pada: Minggu, 16 Sep 2018, 15:20 WIB Politik dan Hukum
Misbakhun Bantah Ada Konpers Ratna Sarumpaet Crisis Center di Ruang Kerjanya

MI/ATET DWI PRAMADIA

ANGGOTA Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun membantah akan menggelar konferensi pers di ruang kerjanya terkait pemblokiran rekening milik Ruben PS Marey terkait kebijakan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Undangan konferensi pers itu dikeluarkan Ratna Sarumpaet Crisis Center (RSCC) bertanggal 16 September 2018.

"Saya tidak pernah berhubungan dengan apa yang disebut Ratna Sarumpaet Crisis Center (RSCC) dalam bentuk komunikasi apapun. Bahkan saya tidak tahu adanya lembaga tersebut kalau itu berbentuk lembaga," tegas Misbakhun dalam keterangan resmi yang diterima Media Indonesia, Minggu (16/9).

Misbakhun kemudian menegaskan tidak pernah membuat kesepakatan dengan RSCC untuk memfasilitasi sebuah undangan jumpa pers di ruang kerjanya pada Senin (17/9) pukul 10.00 WIB seperti yang ada dalam undangan yang disebar melalui Whatsapp itu.

Bahkan, imbuhnya, dirinya tidak mengetahui substansi masalah yang disebut dalam undangan tersebut.

"Saya tidak pernah tahu, tidak pernah mendengar dan sebagai anggota DPR RI tidak pernah menerima pengaduan soal masalah tersebut," kata Misbakhun.

Karenanya, Misbakhun menegaskan dirinya menganggap undangan tersebut adalah undangan palsu dan hoaks.

"Untuk itu, saya meminta kepada seluruh rekan-rekan wartawan yang sudah terlanjur menerima undangan peliputan tersebut untuk mengabaikan karena tidak ada agenda penggunaan ruang kerja saya di DPR untuk kepentingan jumpa pers perihal masalah seperti yang disampaikan di dalam undangan peliputan tersebut," pungkasnya. (OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

BEBERAPA waktu lalu, nama Bung Hatta kembali ramai dibicarakan publik. Berawal dari pernyataan Koordinator Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar, di sebuah video yang mengatakan kalau cawapresnya, Sandiaga Uno adalah sosok baru dari Bung Hatta. Hal itu langsung menuai keberatan dari cucu Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta. Sebelumnya, kubu Prabowo-Sandiaga juga sempat menyandingkan nama pahlawan seperti Cut Nyak Dien dan Kartini dengan Ratna Sarumpaet dan Neno Warisman. Setujukah Anda apabila pahlawan dijadikan komoditas politik guna meraih simpati masyarakat?





Berita Populer

Read More