Perindo Sebut Caleg eks Koruptor Ditandai tidak Manusiawi

Penulis: Akmal Fauzi Pada: Minggu, 16 Sep 2018, 13:10 WIB Politik dan Hukum
Perindo Sebut Caleg eks Koruptor Ditandai tidak Manusiawi

MI/ROMMY PUJIANTO
Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq

KOMISI Pemilihan Umun (KPU) mempertimbangkan pemberian tanda kepada mantan narapidana korupsi yang menjadi calon anggota legislatif (caleg) Pemilu 2019. Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq menilai langkah itu tidak manusiawi

Ia mengatakan kebijakan partai politik yang harusnya mencoret eks narapidana koruptor untuk menjadi caleg di pemilu 2019

“Wah, itu sih tidak manusiawi. Menurut saya, harus bijak dalam mensikapinya. Partai harus menarik caleg-caleg eks napi koruptor,” kata Rofiq saat dihubungi, Minggu (16/9)

Menurutnya, dengan tetap dicoretnya caleg eks koruptor meski dibolehkan dari putusan Mahkamah Agung (MA) merupakan bagian dari komitmen partai politik mendukung langkah KPU.

“Semangat KPU mesti didukung penuh, karena ini sesungguhnya tugas parpol. Baik buruknya demokrasi ke depan sangat tergantung dengan kualitas orang-orangnya. Bila partai abai atas ini, yakinlah para koruptor itu akan terus memanfaatkan situasi. Dan rakyat akan terus menerus dirugikan,” jelasnya

Sebelumnya Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi bakal mempertimbangkan menandai mantan eks napi korupsi di surat suara. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

BEBERAPA waktu lalu, nama Bung Hatta kembali ramai dibicarakan publik. Berawal dari pernyataan Koordinator Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar, di sebuah video yang mengatakan kalau cawapresnya, Sandiaga Uno adalah sosok baru dari Bung Hatta. Hal itu langsung menuai keberatan dari cucu Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta. Sebelumnya, kubu Prabowo-Sandiaga juga sempat menyandingkan nama pahlawan seperti Cut Nyak Dien dan Kartini dengan Ratna Sarumpaet dan Neno Warisman. Setujukah Anda apabila pahlawan dijadikan komoditas politik guna meraih simpati masyarakat?





Berita Populer

Read More