Helikopter Rusak, Pemadaman Karhutla di Kalsel Terkendala

Penulis: Denny Susanto Pada: Minggu, 16 Sep 2018, 15:15 WIB Nusantara
Helikopter Rusak, Pemadaman Karhutla di Kalsel Terkendala

MI/Denny Susanto

UPAYA pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan menemui kendala setelah helikopter water boombing bantuan BNPB mengalami kerusakan mesin dan tidak bisa beroperasi. Kebakaran hutan dan lahan di Kalsel terus meluas mencapai 2.184 hektar.

"Sejak beberapa hari terakhir, helikopter water boombing tidak bisa beroperasi karena mengalami kerusakan mesin. Perbaikan helikopter harus menunggu suku cadang dari Jakarta terlebih dahulu," ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalsel Wahyudin Ujud, Minggu (16/9).

Helikopter water boombing seri M18EY222 bantuan BNPB yang dipiloti Vasko Oleksander asal Rusia ini mulai beroperasi membantu penanganan karhutla di Kalsel pada akhir Agustus lalu.

Dengan rusaknya helikopter berkapasitas angkut 5 ton air ini praktis pemadaman karhutla lewat udara terhenti.

Selain helikopter water boombing, Kalsel juga mendapat bantuan helikopter patroli untuk memantau kondisi titik api di lapangan.

Sejauh ini, karhutla di Kalsel semakin meluas akibat kondisi udara yang kering karena kemarau dan masih maraknya praktek pembukaan lahan pertanian dengan cara membakar oleh petani.

Berdasarkan data Pusdalops BPBD Kalsel, sepanjang kemarau sejak Mei hingga pertengahan September 2018, jumlah sebaran titik api yang muncul di wilayah Kalsel sebanyak 418 titik api dan peristiwa karhutla dan kebakaran pemukiman sebanyak 567 kali.  Luas karhutla yang terjadi di 13 kabupaten/kota meluas menjadi 2.184,5 hektare.

Luas kebakaran terbesar terjadi di Kota Banjarbaru di areal lahan gambut sekitar bandara Syamsuddin Noor seluas 471,6 hektare, Kabupaten Banjar seluas 463,3 hektare, Tapin 371,1 hektare, Tanah Laut 320,6 hektare. Kemudian areal lahan pertanian rawa di Kabupaten Hulu Sungai Selatan seluas 170,8 hektare, Hulu Sungai Utara 96 hektare, Kotabaru 64,9 hektare, dan Tanah Bumbu seluas 59 hektare.

Koordinator Manggala Agni Kalsel, Zulkarnaen menyebut sepanjang akhir pekan kemarin karhutla yang terjadi cukup luas termasuk terbakar kawasan hutan wisata Tahura Sultan Adam di Kabupaten Banjar seluas kurang lebih 40 hektare.

"Kita cuma mengandalkan operasi pemadaman lewat darat dan kesulitan sumber air serta lokasi yang jauh," ujarnya.

Selain itu, beberapa peristiwa karhutla dan kebakaran permukiman terjadi di sejumlah wilayah antara lain Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan seluas 15 hektare, Tapin Tengah Kabupaten Tapin 10 hektare, Pulau Laut Utara dan Pulau Laut Timur seluas 15 hektare. Akibat karhutla ini sebagian wilayah Kalsel mengalami kabut asap. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More