Pengoperasian Tol Pejagan-PemalangSeksi III dan IV Ditunda

Penulis: Supardji Rasban Pada: Minggu, 16 Sep 2018, 14:45 WIB Nusantara
Pengoperasian Tol Pejagan-PemalangSeksi III dan IV Ditunda

MI/Supardji Rasban

PENGOPERASIAN proyek Tol Pejagan-Pemalang Seksi III dan IV yakni ruas Brebes Timur (Brexit)-Pemalang, Jawa Tengah, yang sebelumnya lewat surat yang diusulkan PT Pejagan Pemalang Tol Road (PPTR) kepada Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), ditunda karena belum mendapat persetujuan.

Dalam surat tersebut, PPTR mengusulkan agar ruas tol yang baru selesai dibangun tersebut dioperasikan mulai Sabtu (15/9) pukul 06.00 WIB. Surat usulan tersebut yang juga beredar di medoss, sebenarnya sudah disampaikan beberapa hari yang lalu.

Kepala Cabang Operasional PT Pejagan-Pemalang Tol Road (PPTR), Ian Dwinanto, ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp, Sabtu (15/9) petang, menyebut belum ada respon dan jawaban resmi dari BPJT atau Binamarga.

"Sampai saat ini belum ada respon dan jawaban resmi dari BPJT atau Bina Marga, kemungkinan pengoperasian ruas tol akan dijadwal ulang," ujar Ian.

Dalam surat itu, disampaikan bahwa jalan tol Brebes Timur-Pemalang akan dioperasikan untuk melayani masyarakat pengguna dan juga direncanakan akan memberikan promosi gratis selama beberapa hari sejak pengoperasian terutama pengguna jalan tol Brexit-Pemalang.

"Kami masih menunggu jawaban dari pimpinan nanti teman-teman media akan kami kabari, ucap Ian.

Menurut dia, untuk tarifnya akan diberlakukan tarif resmi sesuai Keputusan Menteri PUPR, yakni Rp 1000 perkilometer. Selain itu tambahnya, ruas tol sepanjang 37 kilometer tersebut juga sudah siap digunakan.

Tol Pejagan-Pemalang ruas Brebes Timur-Pemalang sepanjang 57 Km, merupakan tol TransJawa sambungan dari Tol Kanci-Pejagan. Tol tersebut sudah difungsionalkan pada Lebaran lalu untuk arus mudik-balik. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

BEBERAPA waktu lalu, nama Bung Hatta kembali ramai dibicarakan publik. Berawal dari pernyataan Koordinator Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar, di sebuah video yang mengatakan kalau cawapresnya, Sandiaga Uno adalah sosok baru dari Bung Hatta. Hal itu langsung menuai keberatan dari cucu Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta. Sebelumnya, kubu Prabowo-Sandiaga juga sempat menyandingkan nama pahlawan seperti Cut Nyak Dien dan Kartini dengan Ratna Sarumpaet dan Neno Warisman. Setujukah Anda apabila pahlawan dijadikan komoditas politik guna meraih simpati masyarakat?





Berita Populer

Read More